Bangun BUMP P4S, Ini Arahan Kementan

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada setiap kali pertemuan selalu menyatakan kualitas petani milenial menjadi salah satu fokus Kementan. 

"Salah satu fokus kita adalah meningkatan kualitas SDM, termasuk petani milenial. Dengan SDM yang berkualitas tersebut, kita akan meningkatkan pertanian,” ujarnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi pun mengatakan kehadiran petani milenial sangat dibutuhkan. 

"Jika ingin pertanian maju, majukan dahulu kualitas SDM, khususnya petani milenial. Karena SDM yang berkualitas bisa menghadirkan inovasi dan terobosan-terobosan yang dibutuhkan pertanian,” ujarnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, BBPP Binuang sebagai institusi pembina P4S di wilayah Kalimantan terus melakukan pembinaan kepada P4S wilayah binaannya.

Kali ini BBPP Binuang menggelar kegiatan Pelatihan Metodologi Permagangan bagi P4S yang dilaksanakan pada 2 hingga 5 September 2021 dengan media Learning Management System (LMS) di situs website resmi BBPP Binuang www.elearningbbppbinuang.com.

Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si membuka secara resmi kegiatan ini, dan hal ini juga merupakan serangkaian upaya penumbuhan Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan di P4S.

Dalam arahannya, Yulia mengarahkan agar P4S dapat mencetak Petani Milenial melalui kegiatan Permagangan di P4S.

"Output dalam kegiatan ini diharapkan ke depannya P4S bukan hanya sebagai tempat Magang saja, tetapi diharapkan mencetak generasi Petani Milenial yang dibimbing, dibina, dan ditindaklanjuti sehingga purnawidya magang dapat tumbuh menjadi petani milenial yang memiliki jiwa wirausahawan muda," jelas Yulia.

Selain itu, lanjut Yulia, pihaknya mengimbau P4S untuk segera mengupgrade diri menjadi lembaga Kelembagaan ekonomi dengan skala yang lebih luas, berkolaborasi dengan pelaku usaha lainnya, melakukan jejaring kerja sama dengan stakeholders.

"Sehingga P4S dapat menjadi role model, dapat menjadi contoh bagi petani sekitarnya," tambah Yulia.

Tak lupa pula Ia menambahkan agar P4S dapat memberikan ilmu kekinian dengan penerapan smart farming dan Digitalisasi Pertanian kepada petani muda.

"Memperlihatkan pertanian tidak lagi harus berkotor-kotor, tapi sudah menggunakan teknologi terkini, teknologi IOT (Internet Of Things) sehingga menarik minat generasi muda," pungkasnya.[rilis]


Posting Komentar

0 Komentar