Masih jadi Problem, DPRD Minta Aktivitas Gepeng Ditertibkan

LANTARAN dinilai masih menjadi masalah sosial dan terkadang mengganggu ketertiban, DPRD Palangka Raya meminta Pemkot menertibkan aktivitas jalanan para gepeng.| foto : kenedy

PALANGKA RAYA - Permasalahan gelandangan dan pengemis alias gepeng hingga kini masih menjadi PR bagi Pemerintah (Pemkot) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Problem diakui Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, M Hasan Busyairi.

Menurutnya, Jumat (8/10/2021), aktivitas para gepeng sejauh ini masih banyak terlihat di sudut-sudut jalan kota dengan kondisi sedang meminta-minta kepada pengendara maupun masyarakat yang dijumpainya.

"Dinas terkait harus melakukan penertiban para gepeng ini, sehingga tidak menganggu perwajahan Kota Palangka Raya," katanya.

Diakuinya, kebanyakan gepeng di Kota Palangka Raya adalah berasal dari luar daerah, bukan dari warga yang memang berdomisili di Kota itu.

"Intinya keberadaan para gepeng ini tetap saja harus ditertibkan," tegasnya.

Diungkapkannya, beberapa waktu lalu pihak DPRD Kota sudah menyampaikan permasalahan gepeng ke dinas terkait agar segera melakukan penertiban.

Ditambahkannya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas terkait dalam hal ini Dinas Sosial, dan memang ada yang sudah ditindaklanjuti, dan Dinas Sosial pun telah melakukan penertiban hingga memulangkan sejumlah gepeng ke daerah asalnya.

"Kita dari DPRD akan terus memantau terkait permasalahan gepeng ini. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana dan perwajahan Kota Palangka Raya yang indah dan tertata," tukasnya.[jon]


Posting Komentar

0 Komentar