Jembatan Paringin Terancam Molor dari Target

SELAMA pengerjaan jembatan belum rampung, otomatis jalur akses jalan masyarakat tetap hancur, karena dilintasi truk angkutan material.| foto : martino

PARINGIN - Proyek pengerjaan jembatan Paringin di ibukota Kabupaten Balangan, yang terletak di Jalan Trans Kalimantan antar provinsi Kalimantan Selatan ke Kalimantan Timur bahkan ke Kalimantan Tengah, terancam tidak selesai target.

Proyek pengerjaan jembatan di Jalan A Yani, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan tersebut bahkan tanpa memasang papan proyek pengerjaan.

Senin (6/11/2021), tampak para pekerja masih melakukan aktivitas pekerjaan perbaikan dengan melakukan pembongkaran bagian aspal atau lantai jembatan tersebut.

Febry warga Paringin, salah satu tokoh komunitas pemuda di Balangan mengungkapkan, selama pengerjaan jembatan belum rampung, otomatis jalur akses jalan masyarakat tetap hancur, karena terus menerus dilintasi oleh armada truk angkutan material semen dengan tonase tidak sesuai dengan jalan kabupaten.

"Setiap jalan yang dilintasi truk semen, memicu armada besar lainnya untuk mengikuti. Sejak awal bahkan plang proyek pengerjaan jembatan Paringin tidak terlihat, sengaja tidak dipasang atau di pasang di mana?," ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatssApp, Pejabat Pembuat Komitmen Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah Kalsel,  Dwi Wahyono,  pada Senin (6/12/2021), belum memberikan tanggapan kepada awak media.

Seperti diketahui bersama, pada Kamis (30/9/2021) lalu, diberbagai media, Ia pernah menerangkan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan konsultan atau kontraktor perbaikan jembatan tersebut.

Dwi berharap penyelesaian perbaikan Jembatan Paringin bisa tepat waktu, yakni ditargetkan rampung di Desember akhir 2021 ini.[martino]