Hadiri Rakor Provinsi, Yulia Sampaikan Rencana Kegiatan PILM

BATULICIN – Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Perpustakaan digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan di Banjarmasin, 23 hingga 25 Mei 2022. 

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Yulia Rahmadani.

“Tanah Bumbu turut hadir pada Rakor tersebut. Kehadiran Dispersip Tanbu diharapkan memberikan dampak pada pengembangan perpustakaan di Kalsel maupun di Kabupaten Tanah Bumbu ke depannya,” tutur Yulia.

Rakor sendiri digelar dalam rangka mendukung visi misi Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2021-2026, yaitu Kalsel Maju (Makmur, Sejahtera, dan Berkelanjutan) sebagai gerbang ibukota negara, salah satu misinya membangun SDM berkualitas dan dan berbudi pekerti luhur.

Tentunya misi Kalsel tersebut selaras pula dengan misi Kabupaten Tanah Bumbu dalam rangka membangun SDM yang berkualitas yaitu membangun kualitas dan kuantitas SDM yang religius, cerdas, kreatif, dan daya saing.

Dalam Rakor pengembangan perpustakaan tersebut, Ia juga menyampaikan rencana kegiatan Peningkatan Indek Literasi Masyarakat (PILM) yang akan digelar di Tanah Bumbu.

“Rencana kegiatan PILM di Tanbu kami sampaikan juga ke Kepala Perpusnas RI Syarif Bando,” kata Yulia.

Adapun Rakor Pengembangan Perpustakaan Kalimantan Selatan diikuti oleh 13 perwakilan Kepala Dispersip se-Kabupaten/Kota, kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, dan turut dihadiri oleh Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Syarif Bando, dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Deni Kurniadi.

Dikutip dari Media Center Kalsel, dalam sambutannya, Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar mengatakan, perpustakaan memiliki peranan penting dalam kesuksesan pelaksanaan pembangunan, khususnya dalam perwujudan sumber daya manusia yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing.

Mantan Kepala Dinas PUPR Kab Tanbu ini menambahkan, Provinsi Kalsel sepatutnya berbangga mengingat berbagai jenis perpustakaan sudah ada di Kalsel dan berkembang dengan baik seperti perpustakaan umum Kabupaten/Kota, perpustakaan sekolah, perpustakaan perguruan tinggi, dan perpustakaan khusus.

“Berbagai perpustakaan yang kita miliki ini, harus terus kita kembangkan, baik dari segi akses maupun layanannya. Berbenah dan berinovasi itu perlu, terlebih di era globalisasi sekarang ini dituntut untuk dapat menyesuaikan perkembangan zaman, dan perilaku generasi milenial dalam mengakses informasi dan pengetahuan,” kata Roy.

Pada kesempatan ini, Roy juga meminta kepada seluruh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Kalsel, untuk terus bergerak meningkatkan minat baca kepada masyarakat, terutama bagi generasi muda.[joni]