Antisipasi PMK, Distan Tanbu Semprot dan Periksa Hewan Kurban yang Datang dari Luar

TAK hanya hewan ternak, antisipasi penyebaran PMK juga dilakukan Distan Tanbu dengan menyemprot truk pengangkut hewan itu.| foto : joni

BATULICIN - Pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), khususnya dengan cara penyemprotan serta pemeriksaan kesehatan hewan kurban, dilakukan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Sabtu (11/6/2022).

Tak kurang 300 ekor sapi, saat ini telah masuk ke Bumi Bersujud, tepatnya melalui jalur pelabuhan. Hewan ini didatangkan untuk kebutuhan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1443 H yang jatuh pada tanggal 9 Juli 2022 nanti.

"Hewan kurban jenis sapi yang masuk ke Kabupaten Tanah Bumbu melalui jalur pelabuhan sudah mencapai 300 ekor," ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Distan Tanbu, Berkat S.ST saat ditemui wartawan grapena.com di kantornya, Jumat (10/6/2022).

Menurut Berkat, Bidang Peternakan dan Keswan bersama anggota Polres Tanbu dan pihak terkait lainnya hanya melakukan pendampingan kepada Balai Karantina Pertanian Kelas l Banjarmasin wilayah kerja Batulicin pada saat pemeriksaan hewan kurban yang masuk ke Tanbu.

Jadi, lanjut Berkat, hewan ternak yang masuk ke Tanbu melalui jalur Pelabuhan Batulicin pada saat diperiksa kesehatannya, tidak ditemukan penyakit PMK. Pihaknya juga melakukan penyemprotan pada truk pengangkut hewan tersebut.

"Sapi yang masuk ini kan datangnya dari Sulawesi dan di sana sudah dikarantina selama 14 hari, baru dikirim ke sini. Di Sulawesi pun tidak ada PMK, sama di Tanbu sini, namun di Kalimantan Selatan kan sudah ada penyakit PMK, di Pelaihari," bebernya

Dia menjelaskan, PMK ini bisa menular kepada hewan ternak jenis sapi atau kambing. PMK ini bisa dideteksi, seperti mulut bisa membusuk dan kaki luka-luka yang bisa menyebabkan kelumpuhan.

"Jadi masih banyak nanti hewan kurban yang berdatangan melalui jalur laut yang mendarat di Pelabuhan, dan itu tentunya kita periksa kesehatannya. Truk pengangkut hewan ternak juga kita bersihkan dengan cara disemprot," pungkas Berkat.[joni]