Warga Batulicin Dambakan Siaran Televisi Digital

BATULICIN – Warga di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, sangat mendambakan siaran televisi digital, yang sudah bisa dinikmati di beberapa daerah, kecuali di kabupaten yang berjarak 263,8 kilometer dari Kota Banjarmasin.

Apalagi siaran televisi digital ini menggunakan teknologi canggih, sehingga tangkapan layar jauh lebih bersih dan suaranya jernih tanpa ada gangguan

“Katanya siaran televisi digital hanya menggunakan antenna UHF biasa,” ujar Rizal, salah seorang warga Batulicin yang ingin menyaksikan siaran televisi digital.

Namun sayangnya, ketika berusaha mencari sinyal digital melalui aplikasi Sinyal TV Digital, siaran televisi digital tetap tidak bisa diperoleh, karena sinyalnya lemah, sehingga hanya ditangkap di kawasan tertentu.

“Pantas tidak bisa menikmati siaran televisi digital, karena sinyal yang ditangkap adalah milik TVRI Kotabaru, sehingga lemah,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan Hilmiah, yang selama ini menggunakan TV kabel atau TV berlangganan untuk menangkap siaran televisi analog.

“Kita lebih banyak menggunakan TV kabel untuk menyaksikan siaran di televisi,” jelah Hilmiah.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Tanah Bumbu, H Ardiansyah mengungkapkan, masyarakat biasanya menggunakan TV kabel ataupun parabola untuk menyaksikan siaran televisi, namun seringkali di acak kalau ingin menonton even tertentu, seperti pertandingan sepakbola.

“Biasa kalau ada event sepakbola seringkali di acak, sedangkan untuk menonton secara langsung melalui antenna rumah tidak bisa menangkap siaran tersebut. Ini yang menjadi kendala,” katanya.

Diharapkan dengan masuknya siaran televisi digital, masyarakat tidak perlu lagi menggunakan TV kabel ataupun parabola untuk menyaksikan siaran televisi.

“Jadi tidak perlu keluar biaya lagi untuk menonton siaran di televisi, karena semuanya gratis,” ujar Ardiansyah.

Kendati demikian, Ardiansyah mengakui, Kabupaten Tanah Bumbu tidak termasuk kabupaten yang dijadwalkan pengalihan siaran televisi analog ke siaran televisi digital, atau Analog Switch Off (ASO) pada 30 April 2022.

“Memang dijadwalkan masuk tahap pertama mulai 30 April 2022, namun hingga kini belum ada transmisi digital yang dipasang di kabupaten yang masuk wilayah layanan Kalsel 4,” jelas Ardiansyah.

Untuk itu, Ardiansyah mengaku tidak tahu kapan siaran televisi bisa dinikmati masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu, yang banyak memiliki kawasan blank spot. 
“Tentu masyarakat menginginkan bisa mendapatkan berbagai informasi dari siaran televisi digital yang memiliki lebih banyak konten menarik,” ujarnya.[ana]