Ceritakan Pengalaman Selama Bertugas di Balangan, Kapolres AKBP Zaenal Arifin: Saat Ini Saya Sudah Bisa Makan Ikan Air Tawar dan Mandai

KAPOLRES Balangan AKBP Zaenal Arifin SIK.| foto : istimewa

PARINGIN - Kapolres Balangan AKBP Zaenal Arifin SIK menceritakan pengalamannya selama satu tahun bertugas di Kabupaten Balangan saat menerima kunjungan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Sanggam (Kowas), Selasa (20/9/2022).

Orang nomor satu di Polres Balangan ini menilai Balangan merupakan kabupaten yang mengagumkan, karena saat tinggal di tempat ini, Kapolres menyukai kuliner Balangan dimana yang dulunya tidak terbiasa makan ikan tawar, saat ini sudah terbiasa makan jenis ikan seperti gabus atau haruan, papuyu serta udang.

“Mandai pertama kali juga saya nikmati di Balangan dan saya bersama keluarga menyukai Mandai dan untuk mendapatkan bahan tersebut sangat mudah, saya bisa beli di tempat-tempat tertentu,” katanya.

Selama satu tahun bertugas di Kabupaten Balangan, Kapolres sudah merasakan berbagai ragam makanan kuliner ciri khas Balangan.

“Dan saya acungkan jempol terhadap kepemimpinan Bupati Abdul Hadi dalam membenahi Balangan baik dari segi perkembangan ekonomi maupun dan segi pembangunan,” ucapnya.

Dia berharap kepemimpinan Bupati Balangan bisa terus maju dan berkembang sesuai dengan visi misi.

Selain keanekaragaman kuliner yang ada di Kabupaten Balangan, AKBP Zaenal Arifin juga merasa bangga dengan berbagai kerajinan di Bumi Sanggam seperti kain batik, tas dan ciri khas Balangan lainnya.

“Kearifan lokal dan budaya  yang ditampilkan Balangan memiliki potensi luar biasa dibanding kabupaten lainnya. Hanya satu kata saja yang bisa saya ucapkan yakni Balangan memang mengagumkan,” katanya.

Balangan merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan atau tepatnya di sebelah timur wilayah Kalsel.

Balangan yang pusat pemerintahannya ada di Paringin ini termasuk kabupaten termuda hasil dari pemekaran Kabupaten Hulu Sungai Utara pada tahun 2004. Jadi, jangan heran jika masih ada wilayahnya yang tergolong masih sepi dan sarana serta prasarananya masih terbatas.

Meskipun begitu, Balangan memiliki beragam kuliner khas bercita rasa lezat yang tentunya seperti adanya makanan tradisional seperti kulat, Mandai, kalangkala, sirup Batumandi, keripik waluh dan kuliner lainnya. 

Kuliner khas Balangan kalangkala, bahan dasarnya berasal dari buah kalangkala. Buah ini berbentuk bulat mirip alpukat dengan tekstur daging lebih lembut dan berwarna merah muda.

Masyarakat setempat biasanya memasak buah kalangkala menjadi sayur bening dengan tak lupa membubuhi sedikit garam dan cabai. Agar cita rasanya semakin lezat, sayur kalangkala dapat disantap bersama dengan nasi, ikan, dan sambal.

Sedangkan untuk Mandai sendiri terbuat dari kulit dalam bagian cempedak ataupun tiwadak, di mana bahan tersebut bisa dibikin sayur, keripik dan berbagai tekstur lainnya.[martino]