Hingga Hari Ketujuh, Dua Korban Ditemukan Tim SAR Gabungan sudah tak Bernyawa

BATULICIN - Tim SAR Gabungan Terpadu Batulicin berhasil menemukan dua korban yang diduga merupakan ABK KM Teman Niaga yang tenggelam di perairan Selat Makassar pada 22 Agustus 2022 lalu.

Kepala KSOP Kotabaru - Batulicin, Agus Sularto melalui Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli, Capt Rona Wira Perkasa kepada Wartawan, Kamis (1/9/2022) mengungkapkan, dua korban ditemukan tim SAR Gabungan di hari keenam dan ketujuh pencarian.

Menurut Rona, korban ditemukan pada koordinat 04° 00’ 37,98” S - 116° 16’ 10.38”, Rabu (31/8/2022) sekitar pukul 11.30 Wita di Tanjung Serudung, dan kemudian pada Kamis (1/9/2022). Keduanya ditemukan oleh kru Kapal Negara SAR 241 Laksmana di perairan Tanjung Seloka, wilayah Kabupaten  Kotabaru.

Kemudian KN SAR Laksmana 241, sambung Rona, melanjutkan proses penyisiran pada area sektor pencarian. Rencananya korban yang didapat akan dievakuasi menuju pelabuhan Samudra Batulicin.

KN SAR Laksmana 241 sendiri menghentikan sementara pencarian korban KM Teman Niaga, untuk kemudian bersandar di Pelabuhan Samudera Batulicin.

"Kondisi jenazah korban yang pertama ditemukan masih dalam keadaan utuh dan dapat diidentifikasi bernama Alfian Septianto, namun wajahnya tidak bisa dikenali. Sedangkan jenazah korban kedua ditemukan sudah tidak utuh lagi," bebernya. 

Rona menjelaskan, korban yang ditemukan di hari ketujuh ini masih menggunakan jaket pelampung, meski tubuhnya tidak utuh lagi. Jasad ditemukan di luar area pencarian.

"Tubuhnya sudah tidak utuh lagi, saat ditemukan, dan bagian kepala sudah tidak ada," terangnya.

Total ABK yang menjadi korban dalam musibah ini sebanyak 15 orang. Dari jumlah itu, 4 orang ditemukan KM Dharma Ferry pada 25 Agustus 2022 lalu, 3 di antaranya dalam keadaan selamat.

Kemudian, Tim SAR gabungan melakukan pencarian dan berhasil menemukan 2 korban lainnya namun sudah dalam keadaan meninggal.

"Jadi Tim SAR gabungan melaksanakan rapat evaluasi pelaksanaan operasi SAR yang telah dilaksanakan selama 7 hari, dengan hasil tetap melanjutkan operasi selama 3 hari ke depan. Operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari," pungkasnya.[joni]

Korban Selamat : 
1. Muhdi Mufazzan (juru mudi) 24 tahun
2. Amir Efendi  (juru mudi) 22 tahun
3. Roihan Hariri (kelasi) 19 tahun
4. Husniwati (juru mudi) perempuan 20 tahun 

Korban Meninggal :
1. Alfian Septiyanto (masinis III) / L.
2. Mr.X (belum teridentifikasi)

Korban Masih dalam Pencarian :
1. Wagirin (nakhoda) 
2. Victor Agustinus (mualim I) 
3. Sunarto (mualim II) 
4. Eddy Hayani S (KKM)
5. Poniman (masinis II)/ L
6. Kenedi (juru minyak) 
7. Indarrobit Afnani (juru minyak) 
8. Reynaldo Mangerongkonda (juru minyak) 
9. Muhammad Fatir Maulana (kelasi) 
10. Usep Riawansyah (operator krane)