Penanggulangan Bencana Alam Boleh Dianggarkan di Musrenbang Desa

BATULICIN - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa tentunya sangat penting. Ini sebagai upaya menyerap aspirasi masyarakat dengan pendekatan bottom up untuk kegiatan prioritas.

Pun dengan Musrenbang Desa untuk Tahun Anggaran 2023 di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), di mana mereka memfokuskan untuk pemulihan ekonomi nasional.

Ini dinilai penting, karena selaras dengan visi misi Bupati - Wakil Bupati Tanbu periode 2021-2024, yang tak lain untuk "Mewujudkan Tanah Bumbu Maju, Mandiri, Unggul, Religius dan Demokratis".

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tanbu, Samsir, Selasa (6/9/2022) mengungkapkan, pelaksanaan Musrenbang Desa 2022 untuk membahas Tahun Anggaran 2023 mulai dilaksakan sejak Senin 5 September 2022.

Menurutnya, kegiatan Tahun Anggaran 2023 masih difokuskan pada penanggulangan kemiskinan melalui BLT, pengembangan Bumdes/Bumdesma, pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi melalui Bidang Peternakan, Perikanan dan Pertanian.

Kemudian, lanjutnya, pencegahan stunting, penanggulangan bencana alam seperti banjir dan kebakaran, khususnya desa yang berdampak rawan bencana alam dan non  bencana alam. 

"Saya berharap agar masyarakat dapat mengikuti dan menyusun program kegiatan skala prioritas yang dibutuhkan masyarakat," harapnya.

Sebelumnya, Bupati Tanbu, HM Zairullah Azhar meminta agar Musrenbang Desa dapat diikuti dengan sebaik-baiknya dan menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.

Dengan demikian, apa yang dicita-citakan bersama dapat terwujud dalam memandirikan desa dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Jumlah desa di Tanbu yang kini melaksanakan Musrenbang Desa ada sebanyak 144 desa.

"Musyarawarah perencanaan pembangunan desa untuk Tahun 2023, agar dapat diikuti secara serius dan menghasilkan dokumen sesuai harapan masyarakat," pinta Zairullah.[joni]