Dinkes Kapuas Gelar Pertemuan, Bahas Pelayanan Terpadu PTM pada Puskemas

GIAT Koordinasi Lintas Program Dinkes Kapuas tentang Pandu PTM di Puskesmas.| foto : istimewa 

KUALA KAPUAS - Jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas kembali melakukan giat lintas program. Kali ini melalui pertemuan dengan perwakilan seluruh Puskesmas setempat membahas program pelayanan terpadu (Pandu)  Penyakit Tidak Menular (PTM) pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Rabu 12 Oktober 2022.

Kegiatan yang digelar di Aula Hotel Favore Kapuas itu, dibuka Plt Kepala Dinkes Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan, dihadiri seluruh Kabid di Dinkes Kapuas, serta diikuti peserta dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Kapuas.

"Pelayanan terpadu penyakit tidak menular mutlak harus dilaksanakan di Puskesmas dengan tujuan agar Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam bidang kesehatan dapat tercapai," kata Plt Kadinkes, dr Tonun Irawati, dalam arahannya saat menbuka acara itu.

Lanjutnya, kegiatan peningkatan kapasitas petugas dalam pelayanan Pandu PTM dilakukan agar petugas maksimal dapat memberikan pelayanan sesuai panduan.

"Panduan dimaksud yaitu penggunaan algoritma Pandu PTM dan petugas dapat menentukan tingkat risiko kejadian penyakit jantung 10 tahun ke depan dengan pembacaan charta, kemudian memberikan edukasi pola hidup yang harus dilakukan," tandasnya.

Ia menguraikan, PTM atau penyakit tidak menular saat ini merupakan masalah kesehatan utama dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

Karena sambungnya menjadi penyebab tingginya angka kesakitan, kematian serta berdampak besar terhadap biaya dan produktivitas. 

"Peningkatan beban akibat PTM sejalan dengan meningkatnya faktor risiko PTM yang meliputi meningkatnya tekanan darah, gula darah, indeks masa tubuh atau obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktifitas fisik dan merokok," papar dr Tonun.

Untuk itu deteksi dini faktor risiko PTM menjadi hal penting sebagai upaya pencegahan dan deteksi.[aan/adv]