Melalui Permagangan, Kementan Bekali Petani Milenial Sertifikat Kompetensi

TANAH BUMBU – Di berbagai kesempatan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian adalah sektor yang sangat penting, terutama dalam menopang kemajuan ekonomi nasional dan menanamkan nilai perjuangan membangun pertanian maju, mandiri dan modern.

"Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Bagaimana mau cepat kalau masih pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya, teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin," ujar Mentan Syahrul.

Demikian pula dengan pernyataan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi yang menyatakan bahwa Kementerian Pertanian, khususnya BPPSDMP akan terus mendukung proses sertifikasi ini.

“Sertifikasi kompetensi diberikan melalui proses uji kompetensi yang sistematis dan objektif, yang mengacu pada standar kompetensikerja nasional Indonesia (SKKNI), standar internasional, dan standar khusus,” kata Dedi.

Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalimantan Selatan program YESS Kembali menggelar Uji Sertifikasi Profesi (USP) bagi penerima manfaat dalam pemagangan bersertifikat dari Program untuk skema Ruminansia  Pemula yang dilakukan oleh Tempat Uji Kompetensi (TUK) Sewaktu.

USP ini dilaksanakan di 2 tempat pemagangan di Kabupaten Tanah Bumbu, yaitu di P4S Sekar Rahayu Kecamatan Karang Intan, Selasa (4/10/2022). Kemudian diselenggarakan di PT. Simbiosis Karya Agroindustri di Kecamatan Satui, Rabu (5/10/2022).

USP bagi peserta pemagangangan bersertifikat Program YESS dilaksanakan di P4S Sekar Rahayu ada 15 Orang dan di PT SISKA ada 30 Orang. Sebanyak 45 penerima manfaat Program Yess ini pada akhirnya dinyatakan kompeten sesuai prosedur dan uji kompetensi yang dilakukan oleh TUK Sewaktu.

45 peserta USP ini sendiri telah menyelesaikan magang bersertifikat selama 3 bulan yang di gelar oleh PPIU Kalimantan Selatan dalam hal ini SMK-PP Negeri Banjarbaru. Mereka kemudian mengikuti Uji Sertifikasi dalam skema Ruminansia Pemula, yaitu sebuah skema untuk hewan ternak yang memamah biak khusus bagi para pemelihara pemula.

Menanggapi hal di atas, Project Manager (PM) PPIU Kalsel, Angga Tri Aditia Permana mengatakan, “45 Penerima Manfaat Program YESS ini nantinya dapat memiliki standar kompetensi yang diperlukan pada saat bekerja, baik secara mandiri atau bekerja pada orang lain atau perusahaan," katanya.

Di tambahkan Kepala Sekolah SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso menjelaskan tujuan magang ini adalah memberikan bekal untuk peserta dari Program YESS.

“Pemagangan ini untuk membekali peserta Program YESS yang pesertanya pemuda untuk menjadi dua hal utama yaitu sebagai Job Creator dan Job Seeker, khusunya di bidang pertanian,” jelasnya.

Pemagangan bersertifikat yang kemudian dilakukan uji sertifikasi profesi ini merupakan beberapa program kegiatan dalam Program YESS. 

Seperti diketahui Program Yess sendiri merupakan Kerjasama pemerintah dengan IFAD, yang kemudian dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian, yang kemudian dikerjakan oleh Badan PPSDMP, Kementan.[adv]

Penulis : Tim Ekpos SMK-PPN Banjarbaru