Tingkatkan Kompetensi, DPUPR Barsel Gelar Pelatihan dan Uji SKK

Tingkatkan Kompetensi, DPUPR Barsel Gelar Pelatihan dan Uji SKK


BUNTOK - Pelatihan dan uji Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) konstruksi dilaksanakan Bidang Bina Jasa Konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan. 

Kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi konstruksi. 

Kegiatan di aula kantor Bappeda, Selasa (22/8/2023) ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan, H. Deddy Winarwan. 

Deddy mengatakan, kegiatan ini sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur dan tenaga kerja konstruksi di Barsel yang didukung dengan sertifikasi atas keterampilan yang dimiliki yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). 

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi keterampilan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif berupa meningkatnya kualitas konstruksi infrastruktur dan kompetensi individual, sehingga dapat menjadi modal awal dalam menghadapi dinamika dan perkembangan di sektor jasa konstruksi, terutama di Kabupaten Barito Selatan.

Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR Kabupaten Barito Selatan, sedang menggalakkan pembangunan agar Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus dapat sejajar dengan Kabupaten lain. 

Ada begitu banyak pekerjaan, terutama di sektor jasa konstruksi yang menyerap anggaran yang demikian besar, serta sangat membutuhkan tenaga kerja dan aparatur kompeten yang memiliki sertifikasi keterampilan kerja konstruksi sehingga dapat mengawasi pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan standar teknis yang berlaku.

Kepala Dinas PUPR Barsel, Ita Minarni mengatakan, dengan pelatihan ini dapat menghasilkan manfaatnya, terutama tenaga-tenaga ahli lokal. Dengan adanya sertifikat dan pelatihan ini bisa diterapkan, baik jalan, gedung nanti itu benar-benar sesuai spek dan teknis dan tidak melebihi. 

"Sesuai aturan hingga setiap produk yang kita keluarkan itu benar-benar produk yang sesuai aturan itu yang kami harapkan," imbuhnya. 

Ia mengatakan, sertifikasi merupakan parameter keterampilan pemiliknya, maka untuk itu Ia meminta kualitasnya benar-benar diperhatikan sesuai standar yang berlaku. 

"Saya harap kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara terus menerus dan selalu mengikuti perkembangan teknologi dan tepat sasaran. Saya meyakini bahwa Kabupaten Barito Selatan memiliki banyak potensi sumber daya manusia (SDM) yang terampil, hanya saja tidak semua memiliki sertifikat keterampilan,’’ tutupnya.[tomi]

Lebih baru Lebih lama