Peringatan Hari Ibu ke-97 di Tala, Apresiasi untuk Perempuan Berdaya dan Berperan Besar bagi Keluarga

Peringatan Hari Ibu ke-97 di Tala, Apresiasi untuk Perempuan Berdaya dan Berperan Besar bagi Keluarga


PELAIHARI - Balairung Tuntung Pandang dipenuhi suasana hangat dan penuh penghargaan saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) menggelar Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 pada Senin (1/12/2025). 

Momentum tahunan ini mengangkat tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, menghadirkan tokoh perempuan, organisasi wanita, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala SKPD.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan tarian penyambutan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Hari Ibu, pembacaan sejarah Hari Ibu, hingga laporan dari panitia pelaksana. Acara berlanjut dengan penyerahan penghargaan, pengumuman pemenang berbagai lomba, serta seminar pemberdayaan perempuan.

Bupati Tala H. Rahmat Trianto membuka kegiatan secara resmi sekaligus menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Ia menegaskan bahwa Hari Ibu tidak sekadar seremonial, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan kaum perempuan Indonesia dalam membangun bangsa.

“Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Saya berdiri di sini berkat didikan ibu saya. Bahkan Rasulullah menyebut ‘Ibumu’ hingga tiga kali, sebagai simbol betapa besar jasa seorang ibu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tala juga menyampaikan gagasan mengenai “Tiga Ibu” yang menjadi fondasi hidupnya: ibu yang melahirkannya, istri yang melahirkan anak-anaknya, serta putrinya yang kelak menjadi ibu bagi generasi berikutnya. Ia menilai pemberdayaan perempuan dapat dimulai dari rumah, melalui pendidikan karakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Bupati Tala turut memberikan apresiasi kepada Dr. Hj. Cri Puspa Dewi Motik Pramono, M.Si., yang ia sebut bukan hanya narasumber, tetapi juga mentor dan figur panutan yang memberi banyak nasihat dalam dunia organisasi maupun keluarga. Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran artis nasional Joy Tobing, yang turut mengisi seminar dan memeriahkan peringatan Hari Ibu tahun ini.

“Bu Dewi adalah perempuan luar biasa. Pendiri IWAPI, tokoh KOWANI, dan meski usianya hampir 77 tahun, beliau tetap aktif berkarya. Saya juga bangga menghadirkan Ibu Joy Tobing yang selalu menginspirasi,” ungkapnya.

Acara semakin berkesan dengan seminar bertema “Menjadi Wanita Mandiri Tanpa Kehilangan Jati Diri”, menghadirkan dua narasumber nasional tersebut. Keduanya berbagi motivasi, pengalaman, dan wawasan untuk mendorong perempuan Tala terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai yang melekat pada dirinya.

Perayaan Hari Ibu ke-97 ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Forkopimda, para kepala SKPD, serta organisasi perempuan se-Kabupaten Tala, menjadikannya momen penting dalam memperkuat peran perempuan di berbagai lini kehidupan.[lastri]
Lebih baru Lebih lama