Rumah Kayu di Pamangkih Ludes Terbakar, Khairun dan Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Rumah Kayu di Pamangkih Ludes Terbakar, Khairun dan Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

BARABAI – Sebuah rumah kayu milik Khairun di Desa Pamangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara, ludes terbakar hingga 100 persen dan menyebabkan dua orang penghuninya kehilangan tempat tinggal pada Minggu (25/1/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.10 WITA ini menjadi musibah kebakaran rumah pertama yang tercatat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada awal tahun 2026. Material bangunan yang seluruhnya terbuat dari kayu membuat api dengan sangat cepat melahap seluruh isi bangunan sebelum bantuan tiba di lokasi.

Informasi kebakaran awalnya menyebar melalui frekuensi 14.654.0 Mhz yang dipandu oleh operator Muhammad atau Julak 06 Murakata. Meski tim relawan gabungan langsung bergerak cepat, jarak tempuh dan kobaran api yang terlanjur membesar menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

"Mungkin tidak punya waktu untuk menyelamatkan barang apa pun, hanya bisa keluar dengan membawa diri saja," ungkap salah seorang warga di lokasi kejadian.

Akibat musibah ini, satu kepala keluarga yang terdiri dari dua jiwa harus merelakan seluruh harta benda dan dokumen penting mereka hangus menjadi abu. Pihak berwenang saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti munculnya api.

"Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh petugas terkait," jelas salah satu personel tim pendataan di lapangan.

Hingga saat ini, upaya pemulihan dan bantuan bagi korban mulai dikoordinasikan oleh berbagai pihak. Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh faktor kelistrikan maupun kelalaian lainnya.

"Upaya pemulihan akan terus berlanjut guna memberikan perlindungan yang tepat bagi masyarakat agar terhindar dari kejadian serupa," pungkas petugas penanganan bencana.[nata]
Lebih baru Lebih lama