Forum Perangkat Daerah 2026, Barsel Sinkronkan Program Prioritas Pembangunan 2027

Forum Perangkat Daerah 2026, Barsel Sinkronkan Program Prioritas Pembangunan 2027

BUNTOK – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula Bapperida Barsel, Rabu (25/2/2026).

Forum tersebut membahas sinkronisasi program prioritas pembangunan tahun 2027 dengan mengusung tema hilirisasi berbasis sumber daya lokal untuk mendukung ketahanan pangan dan energi berkelanjutan. 

Kegiatan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Barsel, pimpinan dan anggota DPRD, Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten Sekda, staf ahli bupati, inspektur daerah, seluruh kepala perangkat daerah, camat se-Barsel, serta delegasi dari enam kecamatan.

Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri menegaskan forum tersebut merupakan bagian dari tahapan penyusunan rencana pembangunan daerah melalui pendekatan partisipatif. Melalui forum ini, pemerintah daerah menyelaraskan usulan hasil Musrenbang kecamatan dengan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD).

Ia mengarahkan agar perencanaan pembangunan berbasis data, fokus pada program prioritas, serta menerapkan prinsip Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS). Program yang dirancang, kata dia, harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Menurut Eddy Raya, dampak tersebut antara lain melalui penyerapan tenaga kerja, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas layanan dasar kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bapperida Barsel Jaya Wardana melaporkan bahwa pelaksanaan forum mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, forum ini bertujuan menyelaraskan program dan kegiatan antarperangkat daerah, menajamkan indikator kinerja, serta mengharmonisasikan prioritas pembangunan daerah dengan program pemerintah pusat dan provinsi. Peserta forum berasal dari 35 perangkat daerah, termasuk unsur kecamatan.

Melalui forum tersebut diharapkan tercapai kesepakatan sinkronisasi perencanaan program prioritas di setiap kecamatan, penyusunan rancangan Renja perangkat daerah, serta penetapan kegiatan prioritas beserta sumber pendanaannya, baik dari APBD kabupaten, APBD provinsi, maupun APBN untuk pelaksanaan pembangunan tahun 2027.[tomi]
Lebih baru Lebih lama