ALFIANNOORRAHMAN, Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Balangan masa khidmat 2026–2027.| foto : istimewa
PARINGIN - Alfiannoorrahman resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Balangan masa khidmat 2026–2027. Penetapan tersebut dilakukan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) V yang berlangsung di Aula As Syura, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan, Minggu (29/3/2026).
Konfercab yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat cabang ini menjadi momentum penting bagi kader PMII Balangan dalam menentukan arah gerak dan kepemimpinan organisasi ke depan.
Dalam forum tersebut, Alfiannoorrahman maju sebagai calon tunggal dan secara resmi ditetapkan sebagai ketua terpilih melalui mekanisme persidangan yang diikuti peserta dengan hak suara.
Dalam pemaparan visi dan misinya, ia mengusung tema besar: “Terwujudnya PMII Balangan yang progresif, solutif, dan kolaboratif dalam mencetak kader berkualitas serta berkontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Balangan.”
Ia menegaskan bahwa PMII ke depan harus mampu bertransformasi menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga hadir memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“PMII harus progresif dalam merespons perkembangan zaman, solutif dalam menghadirkan gagasan bagi daerah, serta kolaboratif dengan berbagai pihak untuk memperluas dampak gerakan organisasi,” ujarnya.
Untuk merealisasikan visi tersebut, sejumlah misi strategis disiapkan, di antaranya memperkuat sistem kaderisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Hal ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah.
Selain itu, ia juga mendorong PMII Balangan menjadi organisasi berbasis gagasan dan keilmuan dengan menumbuhkan budaya literasi, riset, serta diskusi kebijakan publik. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi konstruktif bagi pembangunan daerah.
Tak hanya fokus pada internal organisasi, pengembangan kapasitas kader juga menjadi perhatian utama, mencakup bidang kepemimpinan, literasi digital, advokasi kebijakan publik, hingga pengabdian masyarakat. Dengan demikian, kader PMII diharapkan mampu tampil sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
“Melalui visi dan misi ini, kami ingin menjadikan PMII Balangan sebagai organisasi yang kuat dalam kaderisasi, aktif dalam pemikiran, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.[martin]
