BARABAI – Kapolres Hulu Sungai Tengah (HST) resmi membuka turnamen sepak bola bergengsi Kapolres HST Cup U-40 2026 yang mempertemukan ratusan pemain legenda se-Kalimantan Selatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Stadion Murakata Mandingin, Senin (27/4/2026).
Turnamen yang diikuti oleh 26 tim dengan total 824 partisipan ini dijadwalkan berlangsung hingga 13 Mei 2026 dengan memperebutkan total hadiah pembinaan sebesar Rp25 juta.
Ajang ini menjadi instrumen strategis Polri dalam membangun sinergi positif dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Selain mengejar gelar juara, kompetisi ini difokuskan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarinsan sepak bola senior di wilayah Kalimantan Selatan.
Panitia penyelenggara juga menyediakan penghargaan bagi kategori individu seperti pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak guna menambah antusiasme kompetisi.
“Turnamen ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan wadah bernostalgia dan menjalin silaturahmi antarlegenda sepak bola,” ujar Ketua Pelaksana, Kompol Antoni Silalahi.
Ia menekankan bahwa aspek persaudaraan menjadi fondasi utama penyelenggaraan ajang yang melibatkan para pemain veteran dari berbagai daerah ini.
Sementara itu Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan, Kemenangan hanyalah bonus, namun menjaga persaudaraan dan keamanan adalah prioritas utama kita bersama.
Kapolres berharap para peserta yang telah berusia di atas 40 tahun dapat memberikan edukasi mengenai kedewasaan dalam bertanding kepada generasi muda.
“Pihaknya berharap seluruh pertandingan berjalan lancar tanpa insiden, mengingat peserta adalah kalangan U-40 yang diharapkan lebih dewasa dan menjunjung tinggi sportivitas,” tambahnya.
Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten HST dan Askab PSSI menjadi kunci terselenggaranya acara yang menyedot perhatian banyak pasang mata ini.
“Kepada suporter dan penonton, ia mengimbau untuk tetap tertib dan menjaga etika, menunjukkan bahwa masyarakat HST adalah orang-orang yang santun dan cinta damai,” pungkasnya.
Dengan dimulainya laga perdana sore tadi, diharapkan Stadion Murakata Mandingin menjadi saksi bangkitnya gairah sepak bola sekaligus kokohnya persatuan masyarakat di Bumi Murakata.[nata]
Tags
humaniora
