Jaga Kesucian dan Alam Gunung Hauk, Pendaki Diminta Tidak Tinggalkan Sampah

Jaga Kesucian dan Alam Gunung Hauk, Pendaki Diminta Tidak Tinggalkan Sampah

KETUA Pokdarwis Karang Bintang, Inai saat memberaihakan beberapa sampah di area Puncak Gunung Hauk.| foto : istimewa

PARINGIN - Pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah serta masih suasana libur, aktivitas pendakian di kawasan Gunung Hauk kembali meningkat. Namun, di balik ramainya kunjungan, persoalan sampah masih menjadi perhatian serius.

Ketua Pokdarwis Karang Bintang, Inai, melakukan monitoring langsung ke jalur pendakian hingga puncak Gunung Hauk. Dalam kegiatan tersebut, ia menemukan masih banyak sampah berserakan, terutama sampah tisu basah dan tisu kering, baik di sepanjang jalur maupun di area puncak.

“Dari hasil monitoring, kami masih menemukan cukup banyak sampah yang ditinggalkan pendaki. Ini sangat memprihatinkan karena dapat merusak ekosistem alami hutan di Gunung Hauk,” ujar Inai, Minggu (29/3/2026).

Ia pun menegaskan pentingnya kesadaran para pendaki untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Inai menghimbau agar setiap pengunjung membawa kembali sampah anorganik ke basecamp, bukan meninggalkannya di jalur pendakian.

Selain itu, ia juga menyoroti area “sangkar” yang berada di puncak Gunung Hauk. Tempat tersebut dianggap sakral oleh masyarakat setempat sehingga harus dijaga kebersihannya dari sampah.

“Khusus di area sangkar, kami sangat berharap tidak ada sampah sama sekali karena tempat itu memiliki nilai sakral bagi masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya soal sampah, Inai juga mengingatkan para pendaki untuk tidak merusak ekosistem dengan mengambil flora maupun mengganggu fauna endemik yang ada di kawasan tersebut.

“Kami menghimbau agar pendaki tidak membawa pulang tanaman seperti anggrek atau anak pohon, serta tidak memburu atau mengganggu satwa seperti kukang, tarsius, pilanduk, maupun burung ruai. Semua itu bagian dari ekosistem yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Melalui himbauan ini, Pokdarwis Karang Bintang berharap kesadaran wisatawan semakin meningkat, sehingga Gunung Hauk tetap terjaga keasrian dan kelestariannya sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Balangan.[martin]
Lebih baru Lebih lama