BARABAI – Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah membangun empat jembatan permanen jenis Armco dan Garuda di empat desa berbeda, untuk memenuhi kebutuhan akses transportasi yang lebih aman dan mendukung aktivitas warga, Senin (13/7/2026).
Komandan Kodim 1002/HST, Letnan Kolonel Infanteri Ardiansyah Okta Putra Siregar, menjelaskan pembangunan ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang selama bertahun-tahun bergantung pada jembatan kayu yang kondisinya sudah rusak dan membahayakan keselamatan saat dilalui.
"Jembatan permanen ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat agar memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan mampu memperlancar mobilitas antardesa," ujarnya di Barabai.
Keempat jembatan tersebut meliputi dua unit jembatan Armco di Desa Bapakas dan Desa Ayuang (Kecamatan Barabai), serta dua unit jembatan Garuda di Desa Birayang Surapati (Kecamatan Batang Alai Selatan) dan Desa Teluk Masjid (Kecamatan Haruyan).
Pembangunan dilaksanakan melalui kerja sama erat antara prajurit TNI dan warga setempat dengan sistem gotong royong, sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Keberadaan jembatan baru ini akan memberikan dampak luas bagi kehidupan masyarakat, mulai dari kelancaran pengangkutan hasil pertanian, kemudahan pelajar menuju tempat belajar, hingga akses yang lebih cepat bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan.
"Pembangunan infrastruktur ini merupakan implementasi program pemerintah melalui TNI yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambah Ardiansyah.
Selain menjamin keselamatan pengguna jalan, jembatan permanen ini juga diprediksi dapat menekan biaya angkut hasil bumi serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga di wilayah yang sebelumnya terisolir.
Saat ini, personel Kodim bersama warga terus bekerja mempercepat tahapan pengerjaan. Seluruh upaya dilakukan agar keempat jembatan tersebut dapat segera selesai dan digunakan secara maksimal.
Pembangunan ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi kemajuan desa-desa di Hulu Sungai Tengah, sekaligus mempererat tali persaudaraan antara institusi TNI dan masyarakat di wilayah binaan.[nata]
Tags
humaniora
