Lupa Matikan Kompor, Dua Rumah di Banua Jingah Hangus Dilalap si Jago Merah

Lupa Matikan Kompor, Dua Rumah di Banua Jingah Hangus Dilalap si Jago Merah

BARABAI – Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah tinggal di Gang Keluarga 1, Desa Banua Jingah, Kecamatan Barabai, yang diduga dipicu oleh kelalaian pemilik rumah saat memasak air, Rabu (29/4/2026).

Peristiwa nahas tersebut terjadi secara singkat dan meluluhlantakkan hunian milik Syamsuni hingga rata dengan tanah, sementara rumah Rustam Efendi mengalami kerusakan berat mencapai 90 persen. 

Api yang diduga berasal dari bagian dapur rumah Syamsuni dengan cepat merambat ke bangunan kayu di sekitarnya karena kondisi rumah yang sedang kosong ditinggal pemiliknya. 

Puluhan personel gabungan dari BPBD, Balakar 654 Murakata, dan relawan dikerahkan untuk menjinakkan api agar tidak meluas ke area padat penduduk lainnya. 

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, termasuk musnahnya perlengkapan sekolah milik putra Syamsuni yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Api diduga berasal dari bagian dapur dan langsung merambat dengan cepat. Karena rumah kosong, seluruh isi barang berharga tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujar Irwan, seorang warga setempat di lokasi kejadian.

Kejadian yang berlangsung cepat ini membuat warga sekitar sempat panik sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba di titik lokasi.

"Kami menghimbau masyarakat agar selalu waspada, memastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi mati saat tidak digunakan demi mencegah hal serupa terulang," tegas Kepala Seksi Kedaruratan BPBD HST, Fitriadinnor.

Pihak otoritas keamanan kini telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara guna kepentingan penyelidikan lebih mendalam mengenai penyebab pasti kebakaran.

"Rumah milik Syamsuni saat kejadian dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang keluar," tambah Irwan yang merupakan warga setempat. 

Beruntung, Rustam Efendi yang merupakan seorang lansia berhasil dievakuasi tepat waktu oleh tetangga sebelum kobaran api menutup akses keluar dari rumahnya.

"Api berkobar dengan sangat ganas hingga berhasil meluluhlantakkan hunian milik keluarga Rustam Efendi yang hangus sekitar 90 persen," jelas pihak BPBD dalam laporan rincian kerusakannya.

Saat ini, para korban sangat membutuhkan bantuan darurat, terutama pakaian dan perlengkapan sekolah bagi anggota keluarga yang terdampak kehilangan seluruh harta bendanya.[nata]
Lebih baru Lebih lama