BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Menyala Tahun 2026 sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang berdaya saing, berintegritas, dan adaptif di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Disporabudparekrab bersama KNPI Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini merupakan manifestasi dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Murakata.
Selama tiga hari, puluhan representasi dari berbagai organisasi kepemudaan akan dibekali materi intensif yang menitikberatkan pada aspek pengalaman praktis dan penguatan karakter.
Melalui momentum ini, para pemuda diharapkan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dalam menghadapi kompleksitas tantangan global serta perkembangan teknologi yang kian masif.
“Peran pemuda itu penting sebagai generasi penerus yang memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia juga, menjelaskan bahwa fondasi kepemimpinan yang kuat merupakan prasyarat mutlak bagi pemuda untuk menjadi motor penggerak pembangunan di wilayahnya.
“Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk membentuk karakter pemuda yang siap menjadi inovator dan pemimpin di masa depan,” ujarnya.
Kesadaran akan perubahan zaman menuntut para peserta untuk terus memperbarui kapasitas diri agar tetap relevan dengan kebutuhan masa kini.
“Diperlukan kesiapan mental, kemampuan beradaptasi, dan semangat inovasi agar mampu bersaing serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” lanjutnya.
Pemerintah daerah berharap agar ilmu yang diserap selama pelatihan tidak berhenti di ruang pertemuan, melainkan dapat ditularkan kepada lingkungan sosial yang lebih luas.
“Saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan bermasyarakat,” harapnya.
Sementara itu, dari sisi teknis pelaksanaan, penyelenggara memastikan bahwa metode yang digunakan akan sangat aplikatif bagi kebutuhan pemuda di lapangan.
“Selama tiga hari ke depan, peserta akan dibekali berbagai materi penting; selain itu, juga akan ada sesi diskusi, simulasi, dan praktik langsung yang dirancang untuk mengasah kemampuan peserta,” jelas Kepala Disporabudparekrab HST, Ramadlan.
Melalui sinergi ini, diharapkan lahir para agen perubahan yang mampu membawa dampak positif dan inspirasi bagi seluruh pemuda di Kabupaten HST.[nata]
