Akses Warga Segera Lancar! Pemasangan Besi WF Jembatan Garuda Teluk Masjid Dikebut Kodim 1002/HST

Akses Warga Segera Lancar! Pemasangan Besi WF Jembatan Garuda Teluk Masjid Dikebut Kodim 1002/HST

BARABAI – Komitmen nyata dalam pemerataan infrastruktur terus ditunjukkan oleh Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST), proyek pembangunan empat jembatan yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah menunjukkan progres yang sangat signifikan dan terus dikebut pengerjaannya demi kepentingan masyarakat luas, Rabu (15/7/2026)

​Pembangunan ini tersebar di beberapa titik strategis, di mana salah satu fokus utamanya saat ini adalah Jembatan Garuda yang terletak di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan. Konstruksi di lokasi tersebut kini telah memasuki tahap krusial, yaitu proses pemasangan baja wide flange (WF) yang berfungsi sebagai struktur utama penopang jembatan.

​Di sisi lain, proyek jembatan di wilayah tangkapan Kodim 1002/HST lainnya juga tidak kalah menunjukkan perkembangan positif. Dua jembatan jenis Armco yang berlokasi di Desa Bakapas (Kecamatan Barabai) dan Desa Ayuang saat ini sedang difokuskan pada pembuatan pagar jembatan sebagai bagian dari tahap penyelesaian (finishing).

​Sementara itu, untuk Jembatan Garuda yang berada di Desa Birayang Surapati, Kecamatan Batang Alai Selatan, juga terus bersolek. Pengerjaan di desa tersebut kini sudah berada pada tahap penyelesaian akhir untuk pembuatan pagar depan jembatan agar kokoh dan aman saat dilintasi.

​Koordinator pembangunan jembatan Kodim 1002/HST, Kapten Inf M. Fadillah, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan ini dilakukan secara terukur. Aspek kualitas serta keselamatan kerja menjadi harga mati yang tidak boleh ditawar dalam setiap proses pembangunan.

​"Kami terus memaksimalkan setiap tahapan pekerjaan agar pembangunan empat jembatan ini dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan," ujar Kapten Inf M. Fadillah menekankan komitmen timnya.

​Fadillah menambahkan bahwa percepatan pembangunan ini bisa berjalan lancar berkat kerja sama yang solid di lapangan. Sinergi antara personel TNI dan warga setempat menjadi bahan bakar utama cepatnya pengerjaan fisik jembatan ini.

​"Percepatan pembangunan dilakukan melalui sinergi personel Kodim 1002/HST bersama berbagai pihak," tambahnya.

​Melalui pembangunan yang masif ini, Kodim 1002/HST berharap perekonomian dan aktivitas sehari-hari masyarakat setempat bisa langsung mendongkrak naik. Jembatan yang kokoh akan memangkas waktu tempuh dan mempermudah jalur logistik desa.

​"Diharapkan keempat jembatan tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar akses transportasi, mobilitas warga, dan distribusi hasil pertanian," pungkas Fadillah.[nata]
Lebih baru Lebih lama