Hari Pertama Sekolah, Ratusan Ayah di Tala Antar Anak dan Bangun Semangat Belajar

Hari Pertama Sekolah, Ratusan Ayah di Tala Antar Anak dan Bangun Semangat Belajar

PELAIHARI - Hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Tanah Laut (Tala) berlangsung dengan suasana berbeda. Ratusan ayah mengantar anak mereka ke sekolah melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), program yang mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di berbagai jenjang pendidikan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Tala Nomor 100.3.4.2/7/SETDA/2026. Senin (13/7/2026).

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tala, Maria Ulfah, menyambut baik tingginya partisipasi para ayah pada pelaksanaan perdana GAMAS. Menurutnya, kehadiran ayah di sekolah menjadi bukti bahwa tanggung jawab mendidik anak perlu dijalankan bersama.

"Alhamdulillah, antusiasme para ayah hari ini sangat menggembirakan. Kehadiran mereka di sekolah-sekolah sejak pagi menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak mulai tumbuh dan semakin kuat," ujarnya.

Maria menegaskan GAMAS diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pada hari pertama sekolah, tetapi menjadi awal terbentuknya budaya pengasuhan yang lebih baik di lingkungan keluarga.

"Harapan kami, GAMAS tidak berhenti pada hari pertama sekolah saja. Kami ingin ini menjadi awal perubahan budaya pengasuhan di Tanah Laut, di mana ayah semakin menyadari bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama," tambahnya.

Pelaksanaan GAMAS juga berlangsung di UPTD SD Negeri 1 Angsau bersama TK Budi Mulia. Kepala SDN 1 Angsau, Misdah Rianti, menilai keterlibatan ayah memberi dampak positif terhadap kepercayaan diri anak saat memulai tahun ajaran baru.

"Alhamdulillah, para orang tua sudah mulai memahami bahwa keterlibatan ayah pada hari pertama sekolah sangat penting sebagai bentuk dukungan sekaligus kebanggaan bagi anak-anak mereka," katanya.

Ia menambahkan, kehadiran ayah membuat anak lebih siap belajar secara mandiri.

"Alhamdulillah, kehadiran ayah justru membuat anak lebih berani untuk mandiri. Kalau yang mengantar ibu, biasanya yang berat berpisah justru orang tuanya karena ingin terus mendampingi sampai ke depan kelas," ujarnya.

Program ini juga mendapat sambutan positif dari para orang tua dan siswa. Makruf Amin mengaku senang bisa mengantar putranya yang baru masuk kelas 1A, sementara Humaira, siswi MTsN 2 Tala, merasa bangga dapat berangkat sekolah bersama ayahnya.

"Alhamdulillah, saya senang bisa mengantar anak saya untuk pertama kalinya masuk kelas 1A. Anak saya juga senang karena memang menyukai sekolah ini. Kebetulan lokasinya dekat dengan kantor saya, jadi sangat memudahkan untuk mengantar anak sebelum bekerja," tuturnya.

"Perasaan ulun senang karena tidak semua anak bisa diantar ayahnya ke sekolah. Biasanya ayah berpesan supaya lebih semangat belajar dan bisa masuk tiga besar lagi. Semoga ayah selalu sehat dan panjang umur, serta tetap bisa mengantar ulun ke sekolah," ungkapnya.

Melalui GAMAS, Pemkab Tala berharap keterlibatan ayah dalam mendampingi pendidikan anak terus meningkat sehingga tercipta keluarga yang lebih kuat dan generasi yang berkarakter.[lastri]
Lebih baru Lebih lama