Tabrakan Dua Kendaraan di Jalan Lingkar Barabai, Diduga Pemicunya Mengantuk

Tabrakan Dua Kendaraan di Jalan Lingkar Barabai, Diduga Pemicunya Mengantuk

BARABAI – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil pikap dan mobil penumpang terjadi di perempatan Jalan Lingkar, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 04.50 Wita dini hari.
 
Kasat Lantas Polres HST, Iptu Saiful Fakri, menyampaikan kejadian tersebut melibatkan mobil pikap Suzuki Carry berwarna biru bernomor polisi DA 8533 PU serta mobil Toyota Fortuner berwarna hitam.
 
Berdasarkan keterangan di lapangan, mobil pikap melaju dari arah Banjarmasin menuju Desa Kapar. Saat tiba di lokasi perempatan, kendaraan tiba-tiba bergerak oleng hingga masuk ke jalur lawan.
 
“Kendaraan pikap tersebut kemudian menabrak mobil Toyota Fortuner yang sedang melaju dari arah berlawanan,” ujar Iptu Saiful Fakri.
 
Akibat benturan yang cukup keras, posisi kedua kendaraan bergeser jauh dari jalur semula. Mobil pikap terhenti tepat di tengah badan jalan, sedangkan mobil Fortuner terdorong hingga berhenti di bahu jalan sebelah kiri arah Desa Kapar.
 
Pihak kepolisian menduga kuat faktor kelelahan menjadi penyebab utama terjadinya peristiwa tersebut. “Dari keterangan sementara, kecelakaan ini diduga karena pengemudi mobil pikap dalam kondisi mengantuk saat berkendara,” jelasnya.
 
Kondisi fisik yang kurang bugar akibat rasa kantuk membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya. “Hal inilah yang menyebabkan laju kendaraan tidak terkontrol hingga masuk ke jalur lawan,” tambahnya.
 
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka parah dari kejadian tersebut, namun kerusakan pada bodi kedua kendaraan terlihat cukup nyata. “Sampai sekarang kami belum menerima laporan korban luka, meskipun kerusakan kendaraan cukup signifikan,” tegasnya.
 
Petugas Satlantas Polres HST telah segera tiba di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan memindahkan kendaraan yang menghalangi jalan. “Kami berupaya agar jalur lalu lintas dapat kembali berjalan lancar seperti biasa,” katanya.
 
Pihaknya juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa memeriksa kondisi fisik sebelum memulai perjalanan. “Jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan jika merasa lelah atau mengantuk, demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.[nata]
Lebih baru Lebih lama