BARABAI — Kebakaran pemukiman warga terjadi di Desa Sungai Jaranih, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Hulu Sungai Tengah, pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 18.50 WITA dan menghanguskan belasan bangunan tempat tinggal.
Api dengan cepat menjalar di lingkungan RT 005 RW 003, sehingga sedikitnya 12 bangunan rumah dan satu gudang milik warga mengalami kerusakan, mulai dari hancur sepenuhnya hingga rusak sebagian.
Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD dan Damkar HST segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan melalui pesan singkat, dibantu oleh unsur TNI, Polri, PLN, tim pemadam dari daerah tetangga, serta relawan dan warga setempat.
Setelah berupaya keras menahan laju api dan memadamkan sisa-sisa kobaran, petugas akhirnya menyatakan kebakaran telah berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD HST, Fitriadinoor, menyampaikan bahwa sebagian besar bangunan yang terdampak terbuat dari kayu, sehingga api menyebar dengan cepat dan menghancurkan hunian secara menyeluruh.
"Dari 12 bangunan yang terdampak, sebagian besar berstruktur kayu dan ludes terbakar, sementara sisanya mengalami kerusakan sebagian. Beberapa keluarga juga kehilangan dokumen penting keperdataan," ujar Fitriadinoor.
Kebakaran ini merenggut tempat tinggal puluhan warga, termasuk anak-anak yang masih bersekolah, sehingga mereka kini memerlukan tempat berlindung serta dukungan kebutuhan dasar dalam masa pemulihan.
"Kami mencatat sejumlah anak yang bersekolah di tingkat SD, MTs, SMK, hingga pondok pesantren turut terdampak. Kondisi ini menjadi perhatian khusus agar proses belajar mereka tidak terhenti," katanya.
Penyebab pasti terjadinya kebakaran saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang, sementara dampak kerugian terus dihitung secara rinci bersama para pemilik bangunan.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. Kami memastikan seluruh warga yang terdampak akan mendapatkan pendataan dan bantuan sesuai kebutuhan yang mendesak," ungkapnya.
Kekuatan gabungan dari berbagai unsur dinilai sangat membantu mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas ke pemukiman lain, meskipun kerugian harta benda yang dialami warga tetap terasa berat.
"Terima kasih kepada seluruh tim dan warga yang bahu-membahu. Semoga musibah ini menjadi pelajaran bersama dan warga yang terkena dampak segera dapat bangkit kembali," pungkasnya.[nata]
Tags
peristiwa
