Kelola Kekayaan Sendiri, BUMD HST Pastikan Keuntungan Tetap Berputar untuk Warga

Kelola Kekayaan Sendiri, BUMD HST Pastikan Keuntungan Tetap Berputar untuk Warga

BARABAI — Badan Usaha Milik Daerah yang akan segera berdiri di Hulu Sungai Tengah tidak mengikuti pola umum, melainkan berfokus sepenuhnya pada tiga kekuatan utama daerah: pertanian, ketahanan pangan, dan pengembangan energi.
 
Rencana tersebut menjadi nyata setelah Pemerintah Kabupaten HST menerima rekomendasi persetujuan pendirian BUMD dari Kementerian Dalam Negeri, Rabu,(2/9/2026), diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri kepada Bupati HST Samsul Rizal.
 
Pemilihan ketiga sektor ini didasarkan pada kenyataan bahwa sebagian besar warga HST bergantung pada sektor pertanian, sementara kebutuhan pangan dan energi terus meningkat setiap tahun.
 
Dengan mengelola ketiga bidang ini secara langsung, daerah dapat menjamin pasokan, menstabilkan harga, serta meningkatkan nilai jual hasil bumi masyarakat.
 
Bupati HST Samsul Rizal menjelaskan bahwa fokus ini diambil agar BUMD benar-benar menyentuh kehidupan sehari-hari warga.
 
“Kita membangun bukan berdasarkan tren, melainkan berdasarkan apa yang kita miliki. Sawah, kebun, sungai, dan kekayaan alam inilah yang akan menjadi kekuatan BUMD HST,” ujar Samsul Rizal.
 
Di sektor pertanian, BUMD akan membantu mengolah dan memasarkan hasil tani agar tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, melainkan bernilai jual lebih tinggi.
 
“Petani tidak lagi hanya menjual gabah, tetapi produk olahan yang diproses dan dikemas di daerah sendiri. Nilai yang didapat akan jauh lebih besar,” katanya.
 
Sektor pangan akan menjamin ketersediaan pangan pokok dengan harga terjangkau, sementara sektor energi akan mengembangkan potensi yang ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun mendukung kegiatan usaha daerah.
 
“Setiap sektor saling mendukung: pangan menjaga kestabilan, pertanian menggerakkan ekonomi rakyat, dan energi menjadi penggerak keduanya. Ini adalah satu kesatuan,” ungkapnya.
 
Pengelolaan akan dilakukan secara bertahap namun konsisten, dengan melibatkan tenaga kerja lokal agar manfaatnya langsung dirasakan warga.
 
“Kami berkomitmen agar setiap keuntungan yang diperoleh tetap di HST, untuk HST. Inilah wajah pembangunan yang berpihak pada rakyat,” pungkasnya.[nata]
Lebih baru Lebih lama