Jelang New Normal, BBPP Binuang Launching E-learning WISATANI

BINUANG - Untuk pertama kalinya, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang launching Program Pelatihan E-Learning WISATANI (Widyaiswara Sapa Kostratani). 

Sasaran pelatihan ini, yaitu Penyuluh Pertanian serta Tenaga Teknis yang bergerak di bidang Pertanian.

WISATANI kali ini mengambil konsep pelatihan Bimbingan Teknis yang bisa diakses via aplikasi video conference Zoom serta YouTube Streaming. 

Pelatihan ini mengambil tema Pengendalian Hama dan Penyakit Utama Tanaman Cabai (Penyakit Antraknosa). Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 8 Juni 2020 di BBPP Binuang.

Fasilitator pada Pelatihan ini, yaitu Widyaiswara BBPP Binuang, Susmawati SP MP dan Amalia Rosya SP. M.Si.

"Tujuan Pelatihan E-learning ini diharapkan bagaimana kita bisa mengandalkan sumber daya alam untuk mengendalikan hama penyakit, khususnya penyakit Antraknosa pada tanaman cabai," tutur Kepala BBPP Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si saat membuka pelatihan WISATANI.

Menurutnya, pada dasarnya pertanian tidak memerlukan modal yang besar.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyampaikan, dengan segala keterbatasan di tengah pandemi Covid-19, para guru, dosen dan widyaiswara diharapkan dapat memompa semangat dalam mengelola pertanian, karena pertanian tidak boleh berhenti.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan, sektor pertaian harus dikerjakan dengan cara yang maju, baru dan modern di masa new normal akibat pandemi virus corona baru alias Covid-19.

Ini disebutkan Mentan pada kesempatan saat menghadiri webinar menuju new normal yang digelar Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Jumat (5/6/2020).[advertorial]