Melalui Program PWMP, BBPP Binuang Gandeng P4S Kayong Lestari

KETAPANG - Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang mengemban tugas sebagai pembina Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) se-Kalimantan.

P4S sendiri merupakan wadah pendidikan dan pelatihan milik petani untuk mendukung pengembanhan SDM pertanian 

Pembinaan berjenjang dari tingkat penyuluh terus dilakukan agar P4S terus mampu berjalan mendukung  pengembangan SDM pertanian terus berkelanjutan.

Dalam pembinaan ini, P4S diarahkan agar dapat menyiapkan diri sebagai pelaku pengembangan pelatihan baik individu, kelompok ataupun kelembagaannya yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pelaku-pelaku usaha atau petani yang berada di sekitar wilayah P4S. 

Selain pengembangan pelatihan, juga diberikan bantuan berupa sarana prasarana yang dibutuhkan oleh P4S. Bantuan ini diberikan kepada P4S yang telah memenuhi persyaratan dan indikator dari instrumen yang dilaksanakan oleh BBPP Binuang sendiri. 

Kali ini, Minggu (7/6/2020), giliran P4S Kayong Lestari yang beralamat di Jalan Pematang Putar No 25 RW 09/ RW 3 Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapan, Provinsi Kalimantan Barat mendapat bantuan pemerintah berupa 1 unit laptop, 1 unit Infocus dan 1 unit printer dengan Total senilai Rp10 juta.

Sesuai arahan kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof Dr Ir Dedi Nursamsyi M.Agr, saat ini insan tani Indonesia harus menyiapkan petani masa depan.

"Petani milenial yang mengikuti kemajuan teknologi pertanian maupun tekhnologi informatika untuk mejadikan petani maju, mandiri dan modern," jelasnya.

Menurutnya, petani petani milenial harus ditumbuhkembangkan agar UPT BPPSDMP mampu berkaloborasi pembinaan melalui P4S dan penyuluh pembina P4S dal mencetak petani milenial untuk dipersiapkan menjadi duta petani milenial tegas Dedi.

Sesuai program Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan regenerasi pertanian. Salah satunya melalui program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP). 

Melalui program ini diharapkan generasi milenial berani menjadi seorang petani. Saat ini generasi muda juga mulai sadar bahwa pertanian adalah tambang emas tanpa batas jangka panjang.

"Ke depan, generasi muda pertanian bukanlah pekerja bidang pertanian, tetapi menjadi pelaku usaha pertanian. Regenerasi petani menjadi hal yang penting dan utama sekarang ini," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Sementara itu, Kepala BBPP Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si mengatakan, Kementan melalui BBPP Binuang berkewajiban untuk membina pengembangan SDM di wilayah binaan di seluruh Kalimantan.

"Kita harus menyiapkan kader petani milenial melalui P4S," imbuh Yulia.

Tidak hanya itu, P4S juga dibangun untuk mampu memasarkan hasil pertaniannya sampai ke tingkat ekspor.

Ketua P4S Kayong Lestari, Anis Mursinah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala BBPP Binuang yang telah berkenan membina dalam bentuk bantuan sarana pembelajaran

"Kami akan manfaatkan bantuan tersebut untuk mendukung pengembangan SDM di Kabupaten Ketapang khususnya dan Kalimantan Tengah," pungkasnya.[advertorial]