Speedboat terkesan Mubazir, Komisi I segera Panggil Dinas Satpol PP dan Damkar

Speedboat terkesan Mubazir, Komisi I segera Panggil Dinas Satpol PP dan Damkar

BANJARMASIN - Pemanggilan kepada Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin segera dilakukan Komisi I DPRD Kota Banjarmasin. Pemanggilan dilakukan komisi yang membidang hukum dan pemerintahan ini terkait speedboat yang tak terawat.

Saat ini speedboat terkesan mubazir ini terparkir di samping Hotel Victoria di Jalan RE Martadinata, dekat Kantor Pemkot Banjarmasin. 

Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin, Suyato ketika dihubungi via telpon seluler, Selasa (13/10/2020) mengaku menyayangkan adanya aset milik Pemkot Banjarmasin yang kondisinya tak terawat. 

Seperti hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, jika dilihat kondisinya sudah cukup lama tidak difungsikan. Beberapa bagian speedboat bermesin ganda itu bahkan terlihat usang.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, dalam waktu dekat pihaknya mengagendakan rapat dengan Dinas Satpol PP dan Damkar Banjarmasin untuk mengetahui sejauh mana pemeliharaan aset milik Pemkot Banjarmasin itu. 

"Meski hibah dari Pemprov harus dirawat dengan baik, karena sudah aset Pemko Banjarmasin. Berkaitan dengan itu, dalam waktu dekat kami akan panggil dinas terkait dan meminta penjelasan kenapa sampai terjadi. Kami harus tahu penyebabnya apa dan bagaimana mengatasi hal ini," tegasnya. 

Sebelumnya, Kepada Bidang (Kabid) Damkar Kota Pemko Banjarmasin, Said A Rahman menyangkal pihaknya tidak merawat speedboat itu. Ia mengklaim jika pihaknya tetap dirawat dan dijaga. 

"Di situ ada pos kita juga, jadi di sana ada juga yang bertanggung jawab untuk menjaga dan merawat," jelasnya.

Said mengakui speedboat tersebut karam. Tapi bukan karena ada bocor, namun karena air hujan.

“Karena panas dan hujan, sebab tidak ada tempat khusus. Jadi kondisinya karam karena air hujan, bukan karena ada bocor dari bawah. Tapi selalu disedot dan dibuang saat air penuh," bebernya.

Dijelaskan Rahman, speedboat itu dihibahkan saat Damkar masih bersama dengan BPBD. "Sekitar 2017 lalu, jadi tidak tau masalah hibah itu. Kita memelihara itu setelah kita di sini bergabung Satpol PP, kami hanya memelihara saja," pungkasnya.[toso]
Lebih baru Lebih lama