Optimalkan Potensi, Bank Kalsel Dukung Pemulihan Ekonomi


UPAYA pemulihan ekonomi tetap harus berdampingan dengan upaya menekan angka sebaran Covid-19. Ini mengingat kedua elemen tersebut tidak dapat terpisah satu sama lain dalam upaya stabilitas ekonomi. 

Menurut  Direktur Bank Dunia Mari Elka Pangestu, Selasa (2/2/2021), krisis ekonomi karena pandemi Covid-19 tercatat menjadi yang paling parah sejak Perang Dunia II, di mana dampaknya bahkan bisa dirasakan sampai 10 tahun mendatang, khususnya bagi negara-negara berkembang.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin menilai dan menggarisbawahi pentingnya peranan semua pihak untuk mengoptimalkan setiap potensi yang dimiliki dalam upaya memulihkan ekonomi nasional. 

Bersama dengan Bank Kalsel, beliau menggerakkan sinergi ‘Merah - Putih’, sebagai bentuk inisiatif mendukung pemulihan ekonomi nasional. 

“Sinergi ‘Merah - Putih’ adalah sebuah sinergi antara BUMN dengan BUMD, dalam hal ini dimulai oleh Bank Kalsel, dengan tujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi tiap daerah yang akhirnya berdampak pada ekonomi nasional," tutur Agus.

Menurut Agus, Bank Kalsel telah mulai bersilaturahmi dengan Perum PPD, PT Taspen (Persero), PT. Krakatau Steel (Persero), dan PT Pos Indonesia (Persero),” tutur Agus.[adv]

Posting Komentar

0 Komentar