Tarik Minat Generasi Muda, BBPP Binuang Terapkan Smart Farming

PERTANIAN maju, mandiri, dan modern yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendapatkan respons positif dari pelaku usaha utamanya para petani milenial.  

Hal ini terbukti dengan mulai banyaknya pertanian yang berbasis smart farming di Indonesia.

Teknologi yang digunakan dalam bidang pertanian tersebut memudahkan petani berbudidaya sehingga kegiatan bertanam berjalan lebih efisien. Dengan adanya teknologi tersebut telah dapat menarik perhatian anak muda untuk mau terjun ke dunia pertanian.

Dalam rangka menuju pertanian yang maju, mandiri dan modern, BBPP Binuang sebagai salah satu instansi yang bertugas menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang berjiwa maju, mandiri dan modern, harus terlebih dahulu menyiapkan SDM dan sarana prasarana yang maju, mandiri dan modern. 

Ditambah dengan adanya program Kementan untuk mewujudkan 1 Juta Petani Milenial yang dapat menjadi pengusaha di bidang pertanian.

Salah satunya adalah membangun smart farming dengan teknologi otomasi fertigasi. Dengan teknologi ini akan mempermudah budidaya tanaman karena dilakukan melalui sistem terkontrol otomatis. 

Tanaman akan ternutrisi secara tepat baik waktu, jumlah maupun kadarnya.

Pengelola screen house dengan teknologi otomasi fertigasi, Panidi menjelaskan, sebagai uji coba awal telah dilakukan penanaman melon sebanyak 200 polibag, dan diperkirakan akan mulai dapat dipanen pada akhir Agustus ini. 

“Dengan adanya teknologi smart farming ini kami mengharapkan mahasiwa yang saat ini sedang melakukan magang dalam rangka merdeka belajar, dapat mempelajarinya, dan akhirnya tertarik untuk menerapkannya," terang Kepala BBPP Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si.  

Karena, lanjut Yulia, dengan teknologi ini bertani tidak lagi kotor, berlumpur dan berpanas-panas, dan hasil tanamannya bersih dan bebas pestisida. 

Teknologi smart farming memberikan pilihan yang sesuai dengan jiwa dan keinginan generasi muda yang menyenangi kemudahan dan praktis, namun memberikan hasil yang tinggi. 

Penerapan teknologi otomasi fertigasi di BBPP Binuang sejalan dengan harapan Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang semakin maju, semakin mandiri dan modern.[rilis]


Posting Komentar

0 Komentar