Antisipasi Covid-19, Polres Tanbu Turunkan Tim Gabungan di Malam Tahun Baru

Antisipasi Covid-19, Polres Tanbu Turunkan Tim Gabungan di Malam Tahun Baru

KAPOLRES Tanbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih, didampingi Kasi Humas AKP H Made Rasa saat pertemuan dengan jurnalis.| foto : joni

BATULICIN - Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Polres Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan menurunkan Tim Gabungan yang diperkuat sebanyak 413 personel di malam pergantian Tahun Baru 2022.

Kapolres Tanbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih melalui Kasi Humas AKP H Made Rasa membenarkan adanya Tim Gabungan yang akan turun dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Tim itu, lanjut Made, terdiri dari TNI AD 36 personel, TNI AL 4 personel, PM 2 personel, Dinkes 20 personel, Dishub 36 personel, BPBD 4 personel, Satpol PP 40 personel, ASDP 4 personel, dan Ploting Jalur 148 personel.

Kemudian, PAM Ibadah Gereja  40 personel, Tim Vaksinator 14 personel, PKJR 15 personel, Pramuka  20 personel, Brimob dan Tim Sterilisasi 30 personel. Mereka akan disebar di setiap titik yang dianggap berpotensi terjadinya keramaian.

Menurut Made, malam pergantian Tahun Baru ini akan dilakukan berdasarkan Keputusan Mendagri  Nomor 66 Tahun 2021 dan Surat Edaran Bupati Tanbu, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona.

Masyarakat juga diimbau untuk, pertama; tidak merayakan tahun baru secara berlebihan hingga menjadi kerumunan dan mengumpulkan orang banyak.

Kedua; tidak melakukan konvoi, atau arak-arakan kendaraan baik  R2 maupun R4. Ketiga; tidak menyalakan letupan atau kembang api pada saat malam pergantian tahun.

Menurut Made, tidak ada razia, namun tim hanya mengecek  masyarakat yang belum punya aplikasi peduli lindungi agar mendownload aplikasi tersebut.

"Tim juga nantinya mencek di titik rawan yang perlu diwaspadai, seperti jalur pelabuhan dan perbatasan Tanbu - Kaltim," ujar Made.

Masyarakat diimbau untuk bersama-sama mematuhi anjuran pemerintah, hingga pandemi bisa berakhir cepat.

"Di malam pergantian, cukup doa kumpul bersama keluarga di rumah dengan tetap menjaga protokol kesehatan," pungkas Made.[joni]


Lebih baru Lebih lama