Pemkab Balangan Bantu Korban Kebakaran di Batu Piring Rp44 Juta

BUPATI Balangan, H Abdul Hadi menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.| foto : martino

PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan dengan sigap merespon musibah bencana kebakaran yang menimpa warga di kelurahan Batu piring, kecamatan Paringin Selatan, yang terjadi pada Selasa (8/3/2022) sore.

Dengan mengucurkan dana senilai Rp44 juta, para korban langsung mendapat kunjungan dari Bupati Balangan, H Abdul Hadi pada Rabu, (9/3/2022).

Abdul Hadi dalam kesempatan itu menyampaikan ungkapan bela sungkawa atas peristiwa kebakaran yang menimpa warga.

“Kami dari Pemda turut merasa prihatin dengan adanya kejadian kebakaran ini, dan tadi alhamdulillah kita menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran berupa panjar. Mudah-mudahan ini segera cepat dicairkan dari Dinas Sosial Kabupaten Balangan dan mudah-mudahan ini bisa membantu meringankan musibah yang dialami oleh warga kita di Batu Piring,” ujarnya.

Bupati juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Balangan agar berhati-hati dan lebih waspada lagi untuk arus listrik kemudian ada api di dapur, sehingga diharapkan ke depan tidak ada lagi kebakaran-kebakaran yang terjadi di banua kita.

Selanjutnya untuk bangunan rumah dinas serta gedung sekolah yang turut terdampak dalam musibah kebakaran tersebut nantinya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan.

“Untuk ruang kelas SMA yang terbakar itu nanti jadi tanggung jawab Pemda untuk melakukan perbaikan termasuk rumah dinas yang ada ini, nanti Pemda yang akan mengupayakan agar bangunannya segera kita perbaiki dan proses belajar mengajar segera bisa dilaksanakan lagi,” lanjut Abdul Hadi.

Sementara salah satu korban warga terdampak musibah kebakaran di Batu Piring, Ahmad Rifani mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diserahkan pemerintah daerah kepada warga korban bencana kebakaran.

“Alhamdulillah, dengan bantuan ini kami sangat terbantu dari adanya bantuan bapak Bupati Balangan,” katanya.

Ia juga mengatakan, korban para warga yang terdampak memerlukan bantuan berupa sembako, dan hari ini pihaknya juga telah menerima penyaluran bantuan dari beberapa instansi, seperti BPBD, Dinas Sosial, Kecamatan, dan organisasi PMI.

“Mudahan ada lagi bantuannya nanti, dan kepada pemerintah daerah kami berharap agar di setiap gang-gang di sini dipasangkan hydrant, ditambah armada pemadam kebakaran yang ada disini atau dibelikan alat pemadam portable karena di sini jalannya sempit, jadi untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran kembali mudah-mudahan pemerintah bisa menindaklanjuti ini,” ungkapnya.

Adapun bantuan yang diberikan senilai Rp16 juta rupiah untuk rumah warga yang terdampak 100 persen, sebesar 4,8 juta rupiah untuk rumah terdampak sekitar 30 persen, sebesar 3,2 juta rupiah untuk rumah terdampak sekitar 20 persen, dan sebesar 1,6 juta rupiah untuk rumah terdampak sekitar 10 persen di potong pajak.

Dalam kejadian tersebut, dilaporkan total 9 bangunan rumah yang diantaranya 6 buah rumah hangus terbakar, 3 rumah terbakar sebagian, dan 2 gedung sekolah yang turut menjadi amukan si jago merah tersebut.[martino]