20 Tahun Terbengkalai Pasar Mungkur Uyam akan Dibuat Lebih Kekinian

BANGUNAN Pasar Mungkur Uyam terlihat ditutupi rerumputan dan tak terawat.| foto : martino

PARINGIN - Pasar Mungkur Uyam bak fasilitas yang terbengkalai dan tak terurus, peninggalan Pemerintah Hulu Sungai Utara (HSU) yang berlokasi di Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan.

Semenjak di dirikan Tahun 2002, sudah 20 tahun fasilitas ini tidak berfungsi sebagai mana mestinya.

Pantauan grapena.com di lapangan, kondisi fisik bangunan pasar memang masih utuh, tetapi sudah ada beberapa pelapon yang mulai terbuka dan di tumbuhi rerumputan.

Akan tetapi dalam waktu dekat ini Pasar Mungkur Uyam akan dirombak dengan konsep Pasar Wisata yang tentunya lebih modern dan kekinian yakni Setra UMKM Kecamatan Juai.

Selain itu, juga menyelaraskan dengan program Bupati Balangan untuk mendukung perkembangan UMKM. Bahkan akan di bangun juga panggung pentas, tempat nongkrong ala cafe dan lainnya.

"Saat ini konsepnya sudah mulai progres, konsep yang dulu waktu saya di pariwisata kembali saya terapkan di kecamatan dengan berbasis wisata tapi bentuknya sentra UMKM," ucap Nanang Edward, Camat Juai saat di temui grapena.com di kantornya, Kamis (9/6/2022).

Konsep tersebut merupakan hasil buah pemikiran dari Camat Juai Nanang Edward yang sudah lama Ia rancang.

Nanang menjelaskan, konsep ini sudah dia koordinasi dengan Bupati Balangan serta mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Balangan dan dari instansi terkait yaitu Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan dan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Balangan.

"Koordinasi sudah saya lakukan dengan Bupati dan saya coba buat telaahan staf, Alhamdulillah beliau menyetujui konsep tersebut," jelasnya.

Ia berharap dukungan penuh dari pemerintah masyarakat dan pihak-pihak terkait agar Pasar Mungkur Uyam bisa hidup dan bukan hanya sekedar tempat berbelanja akan tetapi juga tempat bersantai dan wisata bagi masyarakat.

"Saya berharap dukungan dari masyarakat semua agar kecamatan kita bisa punya tempat untuk berwisata," harapnya.[martino]