Sempat Dirawat, Laila Korban Pembantaian MI Hembuskan Napas Terakhir

TIGA korban pembantaian sadis ini akhirnya menghembuskan napas terakhir.| foto : istimewa

BATULICIN - Sempat dirawat di RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor, korban pembantaian satu keluarga, Nor Laila, menghembuskan napas terakhir. Ia menyusul dua anak kandungnya yang lebih dulu tewas, juga akibat aksi biadab itu. 

"Innalillahi wa Inna Ilaihi raji'un, telah berpulang ke rahmatullah Ibu Norlaila," tutur Kasi Humas Polres Tanbu, AKP H. I Made Rasa yang mewakili Kapolres Tanbu, AKBP Tri Hambodo kepada wartawan grapena.com, Minggu (5/6/2022).

Made menginformasikan jika korban bernama Nor Laila, dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 01.30 Wita, Minggu (5/6/2022) dini hari.

"Semoga ketiga almarhum husnul khotimah, amin-amin," imbuhnya.

Kepala Desa Saring Sungai Bubu, Bustani membenarkan kabar meninggalnya salah satu warganya bernama Nor Laila. 

"Iya benar, Ibu Nor Laila meninggal dunia tadi subuh jam 2 di rumah. Saya mendengar kabar itu, semua menangis, apalagi kami melihat gambar almarhum ada betiga bersama anak-anaknya," kata Bustani.

Seperti diinformasikan sebelumnya, Nor Laila (35 tahun) bersama dua anaknya, yakni Nor Madinah (6 tahun) dan Muhammad Fahri (4 tahun) merupakan korban pembantaian sadis yang terjadi pada 2 Juni 2022 di Desa Saring Sungai Bubu.

Madinah tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sedang sang adik Fahri meninggal sehari setelahnya, dan sempat dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku berinisial MI sendiri sudah diringkus di Desa Penyolongan, Kecamatan Kusan Hilir pada 4 Juni 2022. Dalam meringkus MI, tim gabungan langsung dipimpin Kasat Reskrim Polres Tanbu, AKP Wahyudi.[joni]