Satpol PP Balangan Sidak di Gedung Budaya Balangan

Satpol PP Balangan Sidak di Gedung Budaya Balangan

OPERASI mendadak di Gedung Budaya Kabupaten Balangan.| foto : istimewa

PARINGIN - Menindaklanjuti laporan warga tentang Gedung Budaya yang dijadikan tempat berkumpul anak muda dan terindikasi menjadi tempat meminum minuman keras, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Balangan beserta gabungan dari TNI dan Polri melakukan Operasi Mendadak (Sidak) ke Gedung Budaya yang berlokasi di Garuda Maharam, tepatnya Jalan Lingkar Gunung Pandau, Sabtu (10/9/2022).

Saat sidak dilakukan, banyak didapati aset gedung rusak dan botol bekas minuman keras yang ditemukan di sekitar gedung tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Balangan, Nor Aspariah melalui Kabid Penegakkan Perda, Hedy Mulyawan menindaklanjuti laporan tersebut untuk melakukan Operasi Mendadak (Sidak) yang berlokasikan di Gedung Budaya.

Hedy Mulyawan, Kabid Penegakkan Perda Satpol PP mengatakan, banyak sekali temuan saat di lokasi sidak, dikarenakan laporan dari masyarakat yang meliat banyaknya anak muda berkumpul di gedung tersebut.

"Kami lakukan sidak ini dikerenakan banyak sekali aduan dari masyarakat perihal anak muda yang sering sekali nongkrong dan berpacaran di sana, jadi kami lakukan sidak kelokasi langsung," terang Hedy, Kamis (15/9/2022).

Hedy menambahkan, banyak sekali temuan aset yang mengalami kerusakan serta sampah yang berserak di luar maupun di dalam gedung akibat jarang digunakannya bangunan tersebut.

"Saat kami lakukan sidak, kami banyak menemukan aset digedung yang mengalami kerusakan, dan juga banyak sekali sampah-sampah yang berserakan di luar maupun di dalam ruangan, termasuk botol bekas minuman keras," tambah Hedy.

Hedy juga mengharapkan dengan adanya temuan tersebut, pihak terkait bisa menindaklanjuti perihal terbengkalainya kondisi Gedung Budaya tersebut.

"Saya mengharapkan kepada pihak terkait, untuk membenahi menindaklanjuti keluhan masyarakat yang banyak di luaran sana perihal gedung tersebut banyak dijadikanya tempat anak muda mudi melakukan maksiat. Serta dibenahi juga aset-aset yang mengalami kerusakan digedung tersebut." tutupnya.[martino]


Lebih baru Lebih lama