Dua Kali Tuan Rumah MTQ Nasional, Paman Birin: Warga Kalsel Bangga


MARTAPURA - Sejarah kembali dicatat Kalimantan Selatan. Setidaknya Kalimantan Selatan sudah 2 kali dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional.

Sebelumnya penyelenggaraan MTQ Nasional di Kalsel dilangsungkan pada tahun 1970. Kini untuk kali kedua, Kalsel dipercaya sebagai tuan rumah pada 2022 ini.

Tentu pelaksanaan MTQ Nasional XXIX Tahun 2022 ini menjadikan warga Kalsel bangga dan merasa terhormat.

MTQ Nasional edisi ke-29 yang resmi dibuka Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin pada Rabu (12/10/2022) malam, bakal berlangsung selama sepuluh hari, tepatnya dari 10 hingga 19 Oktober 2022.

Rasa bangga dan terhormat warga Kalsel ini juga disampaikan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam sambutannya di hadapan Wapres Ma’ruf Amin, kafilah dan tamu undangan dalam pembukaan MTQ.

“Atas nama masyarakat Kalimantan Selatan menyampaikan terima kasih dan selamat datang di “Bumi Kalsel Babussalam”, kepada Wapres dan rombongan, Menteri Agama, dan seluruh undangan yang hadir,” kata Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini.

Pada kesempatan itu pula, Paman Birin menyampaikan rasa bangga dan terhormat bagi masyarakat Kalsel yang mendapat kepercayaan kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQN dan menjadi catatan bersejarah bagi daerah ini setelah 52 tahun Kalsel menjadi penyelanggaraan MTQ pada 1970 silam.

“Bagi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalsel, kepercayaan sebagai tuan rumah ini mengandung tanggung jawab besar dalam menyukseskannya, baik sukses dari sisi penyelenggaraan maupun sukses prestasi bagi Kalsel,” terang Paman Birin.

Lebih dari itu, lanjutnya, tentu substansi dan makna dari MTQN di Kalsel ini, kiranya menggerakkan seluruh umat Islam untuk lebih mencintai Alquran, menjadikan Alquran sebagai bacaan utama, serta menempatkan kitab suci ini sebagai rujukan dan solusi dalam memecahkan berbagai persoalan kehidupan.

“Sukses penyelenggaraan MTQN ini bukan hanya untuk Kalsel, tetapi juga sukses bagi Indonesia. Karena kita berhasil dalam menjaga tradisi peradaban Islam, dengan bermusabaqoh tilawatil qur’an,” sebut Paman Birin, sembari mengajak semua berdoa agar kegiatan ini berlangsung dengan sukses dan lancar hingga akhir, serta membawa keberkahan bagi kehidupan bersama di negeri Indonesia tercinta ini.

Ajang lomba syiar Islam MTQ ini diikuti 1.676 peserta dari 34 provinsi dan mempertandingkan 8 cabang lomba yang terbagi dalam 23 golongan.

Kedelapan cabang lomba itu adalah cabang Seni Baca Alquran, Hafalan Al Quran, Tafsir Al Quran, Syarhil Quran, Kaligrafi, Qiraat Al Quran, Fahmil Quran dan terakhir cabang Karya Tulis Al Quran (KTIQ).

Pelaksanaan MTQ Nasional di Kalsel ini memiliki 12 venue, 6 venue di Kabupaten Banjar, 4 venue di Kota Banjarbaru dan 2 venue di Kota Banjarmasin.[adv]