Perkuat Kader, PDIP Barsel Siap Hadapi Pemilu 2024

BUNTOK - Persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tengah dilakukan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah.

Ini ditandai dengan menggelar Rapat Konsolidasi untuk memperkuat disiplin kader dan merumuskan strategi pemenangan partai, di Hotel Anna Kota Buntok, Minggu (16/10/2022).

Juga ambil bagian dalam kegiatan ini Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP, serta Pengurus Ranting se-Barsel.

Ketua DPC PDI Perjuangan, HM Farid Yusran mengatakan, struktur badan partai serta rekomendasi sejak rapat konsolidasi ini digelar, sudah bergerak.

"Kita bergerak menggencarkan gerakan. Gerakan itu sudah lama dan hari ini tambah frekuensinya serta intensitasnya. Ini untuk mengupayakan kemenangan di Pemilu 2024 mendatang," jelas Farid.

Di antara yang dilakukan, lanjut, mendekatkan partai ke kaum milenial yang saat ini berumur 16 tahun dan nanti pada tahun 2024 mereka menjadi pemilih.

"Dan ini harus kita dekati," imbuhnya.

Kemudian, sambung Bupati Barsel periode 2011-2016 ini, membantu pada harapan masyarakat yang memilik lahan tapi tidak memiliki sertifikat. Ini tentu harus dibantu difasilitasi agar bisa mendapatkan melalui Proyek Operasi Nasional (Prona) dan Program Daerah (Proda).

"Dulu waktu masih Bupati saya melaksanakan, memberi bantuan spesifikasi lahan dan kita minta Pemda melaksanakan untuk membantu masyarakat, sehingga memiliki lahan bersertifikat yang bisa menjadi jaminan untuk di perbankan," paparnya.

Ia juga meminta agar tenaga kontrak dan tenaga honor tetap dipertahankan. Karena saat ini mereka banyak membantu di kantor, dinas serta membatu pemerintah.

"Kalau nanti ini sampai dikorbankan akan kesulitan. Jadi, sepakat dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan-RB) yang baru dan mereka dipertahankan," tuturnya.

Tentunya, lanjutnya lagi, Pemkab harus mengikuti aturan MenPAN-RB. Untuk tenaga kontrak yang ada, bisa dijadikan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tentu Ini tidak melanggar undang-undang.

Ditanya terkait calon legislatif dari PDI Perjuangan, Ia menjelaskan jika target partai adalah menang.

"Menang melalui cara-cara yang dikatakan di awal tadi, harus menang minimal 14 kursi atau lebih," tegasnya.

PDIP Barsel sendiri menargetkan kursi dua kali lipat dari sekarang. Melihat dari kondisi dan kualitas dari Caleg, plus strategi, PDIP Barsel yakin mampu merealisasikan target tersebut.

"Kita menggunakan sistem yang diterapkan seperti Jawa Tengah dengan Bali, dan dicoba di sini," tutupnya.[tomi]