TAMIYANG LAYANG – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dorongan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna XI Masa Sidang I Tahun Sidang 2025, yang digelar di ruang rapat DPRD Bartim, Selasa (11/11/2025).
Anggota DPRD Bartim dari Fraksi PDI Perjuangan, H Rayesnan, menyampaikan pandangan umum fraksinya di hadapan pihak eksekutif dan seluruh anggota dewan. Ia menegaskan pentingnya evaluasi guna memastikan BUMD beroperasi secara efektif, transparan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“BUMD harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar lembaga administratif. Pemerintah perlu menilai kembali manajemen keuangan, pengelolaan aset, serta capaian pelayanan publik dan keuntungan yang dihasilkan,” ujar Rayesnan.
Fraksi PDI Perjuangan juga menilai perlunya audit internal dan eksternal secara berkala agar kinerja BUMD dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik dan DPRD. Transparansi dan akuntabilitas disebut menjadi kunci utama agar BUMD berjalan sesuai aturan dan tujuan pembangunan daerah.
Selain aspek evaluasi, Rayesnan menekankan pentingnya strategi pengembangan BUMD agar lebih inovatif dan kompetitif, antara lain melalui penguatan pelayanan publik, pemanfaatan potensi lokal, serta peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Fraksi PDI Perjuangan berharap, pemerintah daerah dapat menindaklanjuti rekomendasi tersebut dengan langkah konkret, termasuk penyusunan laporan evaluasi dan rencana penguatan operasional BUMD.
“Kami berharap hasil evaluasi ini dapat mendorong BUMD yang profesional, transparan, dan berdaya saing, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Barito Timur,” pungkasnya.[adv]
