BEM Univsm dan mahasiwa Univsm tengah membagikan bantuan korban banjir di Kecamatan Tebing Tinggi.| foto : istimewa
PARINGIN – Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) merampungkan satu pekan aksi intensif penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Balangan hingga Sabtu (3/1/2026). Meski fase tanggap darurat sepekan telah berakhir, UNIVSM menegaskan misi kemanusiaan ini tetap berlanjut menyesuaikan kebutuhan warga di lapangan.
Aksi sosial ini bermula dari respons cepat pimpinan universitas. Posko Jemaah Sekumpul (5 Rajab) yang awalnya difungsikan sebagai rest area, dialihfungsikan menjadi Posko Darurat Bencana UNIVSM atas instruksi langsung Rektor UNIVSM, Abdul Hamid.
“Melihat luasnya dampak banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi dan Halong, posko kami alihkan menjadi Posko Darurat Bencana. Komitmen UNIVSM tidak berhenti di satu pekan ini, tim akan tetap siaga sesuai kondisi masyarakat,” tegas Abdul Hamid.
Selama tujuh hari operasi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIVSM menjadi ujung tombak penyaluran bantuan dengan dukungan penuh civitas akademika. Ketua BEM UNIVSM, Abdullah, menyampaikan total donasi yang berhasil disalurkan mencapai Rp49.812.063.
“Amanah donatur sebesar Rp49,8 juta telah kami distribusikan secara maksimal selama tujuh hari terakhir atas arahan rektor dan dukungan universitas,” ujarnya.
Distribusi bantuan dilakukan dalam dua fase. Fase tanggap darurat (hari ke-1 hingga ke-5) menyasar wilayah terdampak di Kecamatan Halong, termasuk Desa Binuang Santang, serta seluruh desa di Kecamatan Tebing Tinggi dengan fokus logistik pangan dan kebutuhan dasar.
Fase pemulihan dan pendidikan (hari ke-6 dan ke-7) difokuskan pada bantuan pendidikan, termasuk penyediaan fasilitas belajar bagi SDK Raranum di Desa Kaitan, serta bantuan lanjutan ke desa-desa terdampak lainnya.
Keberhasilan aksi kemanusiaan ini ditopang sinergi lintas pihak. BEM UNIVSM berkolaborasi dengan BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Kalsel, Kesultanan Banjar, instansi pemerintah, serta relawan dari dalam dan luar Kabupaten Balangan.
“Meski pekan pertama telah usai, semangat kolaborasi ini akan terus kami jaga untuk aksi kemanusiaan selanjutnya sesuai perkembangan kondisi warga,” pungkas Abdullah.[arsyad]
