PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dengan menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok sekaligus mendorong penguatan budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan. Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Tala, Senin (11/5/2026).
Rapat yang dilaksanakan secara hybrid bersama pemerintah daerah se-Indonesia itu diikuti sejumlah perangkat daerah terkait dan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tala, Masturi, mewakili Bupati Tala. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peluncuran buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri RI.
Dalam rakor yang dipimpin secara virtual oleh Menteri Dalam Negeri RI itu, pemerintah daerah diminta memperkuat berbagai langkah strategis pengendalian inflasi, mulai dari menjaga stabilitas harga bahan pokok, memastikan ketersediaan pangan, hingga memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga daya beli masyarakat.
Masturi mengatakan pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah agar program yang dijalankan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Pengendalian inflasi harus menjadi tanggung jawab bersama. Setiap perangkat daerah perlu aktif melakukan pelaporan, menjalankan program yang sudah dirancang, serta cepat menindaklanjuti hasil evaluasi agar kondisi di lapangan tetap terkendali,” ujarnya.
Selain membahas perkembangan inflasi daerah, rakor juga menyoroti pemanfaatan aplikasi WASINFLASI, evaluasi pelaporan kegiatan pengendalian inflasi oleh perangkat daerah, hingga kesiapan menghadapi sistem penghitungan inflasi yang nantinya melibatkan seluruh kabupaten.
Untuk memastikan data pengendalian inflasi tersaji secara akurat dan berkelanjutan, Masturi meminta Inspektorat turut melakukan pengawasan terhadap perangkat daerah yang belum aktif menyampaikan laporan melalui panel WASINFLASI.
Di sisi lain, penguatan integritas aparatur juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Peluncuran buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menanamkan nilai kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas sejak dini.
Pesan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Setyo Budiyanto, turut disampaikan dalam rakor itu. Ia menekankan pentingnya membangun generasi bebas korupsi melalui pendidikan karakter yang dimulai dari pembiasaan sikap jujur, disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.[lastri]
Tags
tanah laut
