BARABAI - Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar upacara laporan kenaikan pangkat bagi 49 personel Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di halaman markas komando setempat, Selasa (30/6/2026) pagi.
Prosesi sakral yang ditujukan untuk periode 1 Juli 2026 tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama, kepala bagian, kepala satuan, hingga para kapolsek. Rangkaian kegiatan ini juga disaksikan langsung oleh pengurus Bhayangkari, perwira, bintara, serta seluruh aparatur sipil negara di lingkungan kepolisian resor tersebut. Cuaca cerah turut mengiringi jalannya apel yang berlangsung khidmat sejak awal hingga akhir.
Pemberian tingkatan baru ini merupakan bagian krusial dari sistem pembinaan karier anggota kepolisian yang dilakukan secara terukur. Penilaian tersebut mencakup aspek moral, mental kepribadian, prestasi kinerja, hingga rekam jejak masa kerja tanpa mengesampingkan kualitas individu. Hal ini membuktikan bahwa institusi sangat memperhatikan rekam jejak setiap anggotanya secara objektif dan transparan.
Pemimpin tertinggi di Polres HST tersebut menegaskan bahwa pencapaian ini harus dimaknai sebagai apresiasi atas tingginya dedikasi kerja.
"Kenaikan pangkat yang Saudara peroleh pada hari ini bukanlah semata-mata merupakan suatu hak saja, akan tetapi juga sebagai suatu bentuk penghargaan dari institusi Polri terhadap prestasi kerja individu dalam menjalankan tugas," ungkap Kapolres.
Sebanyak 49 anggota yang menerima penganugerahan ini dituntut untuk langsung menyesuaikan diri dengan tanggung jawab baru yang lebih berat. Tingkat kepangkatan yang lebih tinggi idealnya berbanding lurus dengan kedewasaan berpikir dan bertindak saat merespons dinamika gangguan keamanan di lapangan. Masyarakat tentu menantikan kehadiran aparat yang semakin tanggap dan berintegritas.
Terkait pemenuhan harapan publik tersebut, inspektur upacara memberikan penekanan khusus kepada seluruh jajaran yang baru saja dilantik.
"Saya berharap segenap personel yang menerima penganugerahan ini dapat lebih meningkatkan karya dan pengabdian terbaiknya dengan penuh kesungguhan serta keikhlasan, sehingga mampu mewujudkan ekspektasi masyarakat terhadap Polri yang dipercaya, bermoral, profesional, dan modern," tegasnya.
Selain memberikan amanat pembinaan, momentum berkumpulnya seluruh elemen kepolisian resor ini turut dimanfaatkan untuk menyampaikan rasa terima kasih. Dedikasi tanpa henti dari para aparat dalam menyukseskan berbagai agenda rutin maupun operasi khusus kepolisian mendapat sorotan positif. Kekompakan seluruh unit kerja dinilai menjadi kunci utama terjaganya stabilitas wilayah Bumi Murakata.
Oleh karena itu, setiap pelayan masyarakat berseragam cokelat ini diminta untuk terus menjaga ritme kerja yang sudah berjalan amat baik.
"Kita selaku anggota Polri harus tetap fokus dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian dengan presisi, serta senantiasa menanamkan kebanggaan dalam diri karena itulah yang akan memotivasi kita agar selalu memberikan yang terbaik," pesannya.
Nasihat filosofis juga disematkan pada pengujung arahan untuk memacu mentalitas kompetitif para penegak hukum. Kompetensi dan keahlian spesifik menjadi senjata utama agar seorang abdi negara tidak mudah tergantikan oleh perkembangan zaman. Sebaliknya, sikap bermalas-malasan hanya akan menyingkirkan mereka dari persaingan profesional di dalam struktur organisasi.
Menutup arahannya, Kapolres melontarkan motivasi tajam sekaligus ucapan selamat bertugas mengemban amanah baru.
"Jika kita hebat dalam suatu hal, sampai kapan pun dan di mana pun pasti akan tetap dicari, namun jika kita hanya pandai mengulur waktu maka cepat atau lambat akan tergilas oleh waktu," pungkasnya.[nata]
Tags
humaniora
