Laga Sengit di Lapangan Murakata Tutup Turnamen Tenis Kapolres HST Cup "Menyala" 2026

Laga Sengit di Lapangan Murakata Tutup Turnamen Tenis Kapolres HST Cup "Menyala" 2026

BARABAI – Turnamen Tenis Kapolres Hulu Sungai Tengah (HST) Cup "Menyala" 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup melalui pertandingan final ganda putra yang berlangsung sengit di Lapangan Tenis Murakata Barabai, pada Minggu (28/6/2026) malam.

Pada partai puncak yang disaksikan langsung oleh ratusan pasang mata penonton tersebut, pasangan Rudi Aspian dan H. Said sukses mengukuhkan diri sebagai kampiun kategori ganda putra usai menundukkan duet tangguh H. Ifan dan Bayu melalui sistem permainan delapan poin. 

Kejuaraan bergengsi ini juga turut menobatkan pasangan Riska dan Anjar sebagai jawara utama pada kategori ganda putri, menyisihkan puluhan kontestan dari total 38 pasangan putra serta 12 pasangan putri yang saling unjuk kebolehan di atas lapangan.

Tingginya antusiasme peserta tidak lepas dari kerja keras pihak penyelenggara yang berhasil meracik acara dengan sangat profesional. Ketua Panitia, Tony S., memberikan apresiasi tinggi kepada berbagai elemen yang telah berkontribusi menyokong pergelaran turnamen lintas instansi ini. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres HST, para sponsor, panitia, wasit, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi sehingga turnamen ini dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses," tuturnya.

Laga final penutup ini terasa semakin istimewa lantaran dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, dan Dandim 1002/HST, Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar. 

Kehadiran para petinggi daerah ini menegaskan bahwa kompetisi tersebut bukan sekadar ajang adu ketangkasan fisik, melainkan wahana strategis untuk merajut kebersamaan serta sinergisitas antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat luas.

Dalam sambutan penutupnya, pucuk pimpinan kepolisian Resor HST itu menekankan pentingnya pendekatan kultural dan olahraga untuk membangun citra institusi yang humanis di mata publik. 

"Dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, '80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat', kami ingin semakin mendekatkan Polri kepada masyarakat melalui kegiatan olahraga yang sehat, sportif, dan penuh kebersamaan," tegas Kapolres. 

Beliau juga memuji sportivitas dan daya juang luar biasa yang diperlihatkan oleh seluruh kontestan sejak babak penyisihan hingga menembus partai pamungkas. 

Menurutnya, trofi yang berhasil direngkuh oleh para juara adalah buah manis dari konsistensi pembinaan mental sekaligus fisik. 

"Prestasi yang diraih malam ini merupakan hasil dari latihan keras dan kedisiplinan," tambahnya saat memberikan apresiasi kepada para pemenang.

Lebih lanjut, perwira menengah kepolisian itu menitipkan pesan moral kepada tim yang belum beruntung sembari menyuarakan kampanye gaya hidup positif dengan slogan Olahraga Yes, Narkoba No. 

"Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati, jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan tetap menjaga semangat agar selalu menyala," pesannya.

Kesuksesan pergelaran kejuaraan tenis perdana ini diharapkan dapat menjadi embrio lahirnya agenda kompetisi olahraga rutin setiap tahun di wilayah Bumi Murakata. 

Selain untuk menjaring bibit-bibit unggul berprestasi yang mampu bersaing di kancah lebih tinggi, ajang ini diyakini sangat efektif dalam menjaga iklim Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di Hulu Sungai Tengah.[nata]
Lebih baru Lebih lama