Tampil Tenang, Bhazink FC Bungkam Persita 2-0 untuk Segel Tiket 16 Besar Bupati HST Cup

Tampil Tenang, Bhazink FC Bungkam Persita 2-0 untuk Segel Tiket 16 Besar Bupati HST Cup

TENDANGAN Bebas dari Persita FC ke Bhazink FC.| foto : nata

BARABAI - Skuad Bhazink FC asal Desa Banua Jingah sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar usai membungkam perlawanan Persita Kayu Bawang dengan skor meyakinkan 2-0 pada lanjutan turnamen sepak bola Bupati HST Cup 2026 di Stadion Murakata Barabai, Senin (29/6/2026).

Laga derbi antardesa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang memasuki hari keenam pada fase gugur 32 besar ini menyedot animo luar biasa dari para pencinta si kulit bundar. 

Ratusan suporter dari kedua kubu tampak memadati seluruh sudut tribune stadion demi memberikan suntikan moral secara langsung kepada tim kebanggaan mereka.

Sejak peluit tanda dimulainya waktu normal berdurasi dua kali tiga puluh menit ditiup, kedua kesebelasan langsung memperagakan skema permainan saling serang yang terbuka. 

Kendati demikian, rapatnya barisan pertahanan masing-masing tim membuat berbagai peluang emas gagal dikonversi menjadi gol hingga paruh pertama berakhir dengan skor kacamata.

Ketatnya tempo adu taktik di babak pertama tersebut turut diwarnai dengan benturan fisik yang cukup keras di atas lapangan hijau. 

Sang pengadil lapangan pun terpaksa merogoh saku untuk memberikan kartu kuning perdana kepada kapten Persita FC, Muhammad Hidayat, akibat pelanggaran sengaja yang ia lakukan.

Kebuntuan akhirnya pecah seketika saat babak kedua baru berjalan satu menit melalui aksi memukau dari barisan penyerang Bhazink FC. 

Tepat pada menit ke-31, Yohane Patrianus Watu sukses memecah kebisingan penonton lewat sontekan santai yang secara cerdik mengecoh pergerakan penjaga gawang lawan.

Tertinggal satu angka secara cepat membuat skuad Persita FC terpancing untuk bermain lebih agresif demi mencari peluang menyamakan kedudukan. 

Sayangnya, tingginya tensi permainan justru memicu gesekan emosional antarpemain yang memaksa pertandingan harus dihentikan sejenak oleh perangkat pertandingan.

Insiden pertikaian di area tengah lapangan tersebut melibatkan penggawa Bhazink FC, Rozi Syamsi Azhar, dan pemain Persita FC, Gazali Rahman. 

Wasit Kamil yang bertugas memimpin jalannya laga petang itu bertindak amat tegas dengan menghadiahi kartu kuning untuk kedua pemain guna meredam tensi yang memanas.

Alih-alih berhasil merobek jala balasan, gawang tim Persita justru kembali bergetar untuk kedua kalinya pada menit ke-53 melalui efektivitas serangan balik yang mematikan. 

Reza Hefrianto tampil sebagai aktor penentu dengan melepaskan tendangan tenang terukur yang gagal diantisipasi kiper, sekaligus menggandakan keunggulan timnya menjadi 2-0.

Skor dominan tersebut terus bertahan dengan sangat solid hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berkumandang di udara Barabai. 

Menanggapi hasil kemenangan krusial ini, Manajer Bhazink FC, Fahmi, menyoroti pentingnya evaluasi khusus pada sektor penyelesaian akhir yang sempat tumpul di paruh awal.

"Waktu permainan tadi sepertinya striker kami belum ada yang aslinya sehingga untuk mencetak gol agak sulit, tetapi alhamdulillah kami diberikan yang terbaik untuk hari ini," ungkap Fahmi. 

Untuk menatap laga krusial ke depan, manajemen klub berencana menambah kekuatan dari para pemain pilar yang mulai pulih dari cedera. 

"Insyaallah kami akan memaksimalkan permainan dan menambah pemain lagi karena target kami masuk empat besar," tambah manajer. 

Di sisi lain, sang pencetak gol penutup, Reza Hefrianto, mengaku amat bersyukur atas adaptasi kekompakan tim yang semakin solid. 

"Kalau pertandingan kedua ini kekompakan sudah agak lumayan terbentuk guna menatap laga selanjutnya," tuturnya. 

Berbekal kemenangan meyakinkan ini, Bhazink FC dijadwalkan akan meladeni ketangguhan Antaludin FC pada putaran 16 besar yang bergulir pada Jumat 03 Juli 2026 mendatang.[nata]
Lebih baru Lebih lama