BARABAI – Kepala Kepolisian Resor Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon secara resmi melepas ratusan pencinta motor trail dalam ajang Trail Adventure "Explore Meratus #6" di halaman Markas Kepolisian Resor Hulu Sungai Tengah pada Sabtu (18/7/2026)pagi.
Kegiatan otomotif bernuansa petualangan ini diselenggarakan khusus demi menyemarakkan momentum historis Hari Bhayangkara ke-80.
Dengan mengusung tema besar "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", agenda tersebut dirancang untuk membangun kedekatan emosional yang kuat antara aparat penegak hukum dengan elemen warga negara.
Tercatat sebanyak 516 rider tangguh yang berasal dari berbagai komunitas motor trail di kawasan Kalimantan Selatan maupun luar daerah berpartisipasi aktif dalam menembus jalur menantang Bumi Murakata.
Kehadiran para peserta yang membeludak ini membuktikan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut pesta hari jadi kepolisian tersebut.
Acara seremonial ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Wakil Direktur Intelijen Keamanan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Komandan Distrik Militer 1002/Hulu Sungai Tengah Letnan Kolonel Infanteri Ardiansyah Okta Putra Siregar, serta Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah Aditiya Rakatama.
Tampak hadir pula Bupati Balangan H. Abdul Hadi, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Muchlis, perwakilan legislatif Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta tokoh masyarakat setempat.
"Kegiatan Trail Adventure Explore Meratus #6 memiliki makna istimewa karena menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi wadah mempererat sinergi antara Polri, Forkopimda, komunitas trail, dan masyarakat," ujar AKBP Jupri J.H.P. Tampubolon.
Selain memperkokoh jalinan silaturahmi, ajang tahunan ini dimanfaatkan secara optimal oleh pihak penyelenggara sebagai media promosi yang efektif bagi sektor pariwisata daerah.
Keindahan bentang alam Pegunungan Meratus yang masih asri dipamerkan sepanjang rute lintasan agar semakin dikenal luas oleh publik nasional.
"Kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, Club XTeam HST, dan para peserta yang menyukseskan acara ini sebagai sarana positif menyalurkan hobi sekaligus memperkenalkan keindahan alam lokal," katanya.
Pihak panitia pelaksana dari Club XTeam Hulu Sungai Tengah telah menyiapkan rute ekstrem yang menguji adrenalin namun tetap menyajikan pemandangan eksotis khas pedalaman Kalimantan.
Seluruh penunggang kuda besi diwajibkan melewati prosedur pemeriksaan kelayakan kendaraan dan kelengkapan keselamatan sebelum diperbolehkan melaju di garis start.
"Kami mengingatkan kepada seluruh peserta agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, menjunjung tinggi sportivitas, serta mematuhi setiap aturan panitia demi kelancaran bersama," tuturnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan kepemudaan yang sehat, deklarasi antinarkoba juga dikumandangkan bersama di lokasi pelepasan peserta.
Sorak-sorai yel-yel penyemangat menggema di udara, menandakan solidaritas yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat pecinta olahraga ekstrem.
"Semoga kegiatan ini berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi kita semua. 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat. Narkoba No, Ngetrail Yes, Olahraga Yes, Narkoba No. Salam Satu Jalur!," ujar Kapolres.
Guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung, Kepolisian Resor Hulu Sungai Tengah menyiagakan puluhan personel gabungan di berbagai titik rawan sepanjang jalur perlintasan.
Pengawasan ketat ini diaplikasikan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, hingga insiden kecelakaan yang tidak diinginkan.
Seluruh rangkaian petualangan alam ini akhirnya sukses diselesaikan oleh para pembalap tanpa adanya kendala berarti yang menghambat jalannya kepariwisataan.
Berkat kesiapan penuh dari seluruh personel pengamanan serta kepatuhan dari para peserta, festival olahraga seremonial ini resmi ditutup dalam keadaan yang sangat aman, tertib, dan kondusif.[nata]
Tags
humaniora
