TENDANGAN bebas yang di lakukan oleh tim Panjalu United ke Gawang MMC X Mahbara Agro Gurun Putra.| foto : nata
BARABAI – Panjalu United berhasil melaju ke babak puncak turnamen Bupati HST Cup 2026 setelah menaklukkan MMC X Mahbara Agro Gurun Putra lewat drama adu penalti dalam laga semifinal yang berlangsung di Stadion Murakata, Kamis (9/7/2026).
Laga berjalan alot dengan durasi pertandingan masing-masing dua babak 40 menit, ditambah perpanjangan waktu guna menentukan tim yang berhak melangkah lebih jauh.
Babak pertama berlangsung dengan tensi permainan yang sangat tinggi, di mana Panjalu United gencar melancarkan serangan ke wilayah pertahanan lawan. Namun, justru serangan balik MMC X Mahbara Agro Gurun Putra yang lebih mematikan.
Pada menit ke-28, gelandang nomor punggung 10, Wahyu Ripandi, melepaskan tendangan keras menggunakan kaki kirinya yang tak terjangkau kiper, membawa timnya unggul sementara 1-0.
Tertinggal satu gol, Panjalu United meningkatkan intensitas serangan, namun pertahanan lawan tetap kokoh hingga peluit akhir babak pertama berbunyi.
Ketegangan di lapangan sempat memuncak pada menit ke-38, saat Muhammad Daffa Dirna Nesta dari MMC X Mahbara Agro bersitegang dengan Gufran dari Panjalu United. Wasit Nugroho Suprianto pun memberikan kartu kuning kepada kedua pemain tersebut.
Memasuki babak kedua, Panjalu United mengubah strategi dan formasi guna memperlebar tekanan, gelombang serangan pun terus dilancarkan. Namun, barisan pertahanan serta kiper MMC X Mahbara Agro tampil cekatan menahan setiap ancaman.
Ketekunan Panjalu United akhirnya berbuah manis pada menit ke-79. Ferdiansyah, pemain nomor punggung 13, menyambut umpan terobosan dengan tendangan kaki kanan yang akurat, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Sebelum gawang berganti kembali, Angga Wahid nomor punggung 21 dari Panjalu United menerima kartu kuning pada menit ke-42 karena pelanggaran. Sementara dari kubu lawan, Muhammad Yuda Asri nomor punggung 17 terkena sanksi serupa pada menit ke-70.
Skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir, sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu sebanyak dua babak masing-masing lima menit.
Di babak tambahan ini, kedua tim kembali saling serang namun tak ada gol yang tercipta. M Bintang Surya Pratama dari Panjalu United pun menerima kartu kuning tambahan pada menit ke-83.
Di babak perpanjangan kedua, Muhammad Adam nomor punggung 22 juga terkena kartu kuning, sehingga total Panjalu United menerima empat kartu kuning, sedangkan MMC X Mahbara Agro mencatat dua kartu kuning sepanjang laga.
Dengan kedudukan tetap imbang, pertandingan harus ditentukan lewat babak adu penalti. Eksekusi penalti MMC X Mahbara Agro dua kali gagal, sementara Panjalu United hanya satu kali meleset. Hasilnya Panjalu United menang 5-4 dan mengamankan tiket final.
Manajer Panjalu United, Salpia Riduan, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu melewati rintangan berat. “Alhamdulillah kami bersyukur, ini pertandingan yang sangat ketat dan kami memang sudah memprediksi akan sampai ke adu penalti,” ujarnya.
Ia juga menegaskan tekad tim meskipun sebelumnya target hanya sampai babak 16 besar. “Kami tidak menyangka bisa sejauh ini, namun tekad kami tetap kuat dan kami akan berjuang sekuat tenaga di partai puncak nanti,” tambahnya.
Sementara itu, pencetak gol penyama kedudukan, Ferdiansyah, menyatakan optimisme penuh untuk meraih gelar juara. “Perjalanan tahun ini sangat melelahkan namun berbuah manis, optimisme kami satu: harus juara. Kami akan memaksimalkan waktu istirahat agar penampilan nanti semakin maksimal,” tegasnya.[nata]
Tags
humaniora
