BARABAI - Sundulan tunggal Ferry Cahyo Utomo sukses membawa HAF FC melangkah ke babak delapan besar Bupati HST Cup 2026 setelah menumbangkan Arvhuz Family di Stadion Murakata Barabai, Sabtu (4/7/2026).
Ratusan suporter dari kedua belah pihak tampak memadati tribune penonton sejak siang hari. Mereka datang demi memberikan dukungan penuh bagi tim kebanggaan masing-masing dalam laga krusial hari ketiga babak 16 besar tersebut.
Pertandingan di hari ke-28 turnamen ini mempertemukan Arvhuz Family asal Aluan, Hulu Sungai Tengah (HST), melawan HAF FC yang merupakan tim tamu dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Duel sengit ini dipimpin oleh wasit Agung Hendro Hadi yang bertindak tegas sepanjang laga bergulir selama 2 x 30 menit.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan terbuka demi mengincar gol cepat. Arvhuz Family mencoba menekan melalui lini tengah, sementara HAF FC lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat dari sektor sayap.
Disiplinnya lini pertahanan dari kedua kubu membuat sejumlah peluang emas yang tercipta gagal dikonversi menjadi angka. Hingga waktu turun minum tiba, papan skor di Stadion Murakata Barabai masih belum berubah dan tetap bertahan sama kuat 0-0.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan semakin memanas seiring meningkatnya intensitas serangan yang dilancarkan oleh kedua tim. Lapangan yang sempat diguyur hujan membuat laju bola menjadi lebih cepat dan menyulitkan penguasaan pemain.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-45 setelah terjadi kemelut hebat di depan gawang Arvhuz Family akibat skema bola mati. Ferry Cahyo Utomo yang berdiri tanpa kawalan ketat berhasil menyambut bola liar dengan sundulan akurat yang mengoyak jala lawan.
Manajer HAF FC, H. Ahmad Fahmi mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tipis yang diraih oleh anak asuhnya dalam laga yang penuh tekanan tersebut.
"Pertandingan hari ini alhamdulillah atas izin Allah, dapat kemenangan 1-0 dan nanti akan masuk ke delapan besar," ujarnya saat ditemui usai laga.
Tertinggal satu gol membuat tensi permainan kian meninggi hingga wasit terpaksa mengeluarkan beberapa kartu kuning dari kantongnya. Penjaga gawang Arvhuz Family, Muhammad Renaldy, menjadi pemain pertama yang menerima sanksi tersebut pada babak kedua karena dianggap mengulur-ulur waktu.
Dua menit berselang, tepatnya pada menit ke-47, Muhammad Syafaruddin juga harus menerima kartu serupa setelah melakukan pelanggaran taktis. Arvhuz Family kian frustrasi setelah Muhammad Alfian Nor kembali diganjar kartu kuning oleh wasit pada menit ke-53 akibat tekel yang dinilai terlalu keras.
Meskipun unggul jumlah momentum, HAF FC sempat mengalami kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan akibat kondisi lapangan pascahujan. Kendati demikian, organisasi permainan yang solid membuat mereka mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Sang penentu kemenangan, Ferry Cahyo Utomo, mengakui bahwa strategi tim lawan sempat membuat barisan depan mereka kewalahan di awal laga.
"Akhirnya kita dari teman-teman bisa memasukkan satu gol dan sampai selesai bisa menang," kata sang penyerang menjelaskan jalannya laga.
Berkat hasil positif ini, langkah Arvhuz Family terpaksa terhenti di fase gugur turnamen bergengsi tingkat kabupaten tersebut. Sementara itu, HAF FC resmi melaju ke fase berikutnya dan sudah dinanti oleh rival kuat yang telah lolos terlebih dahulu.
Pada babak delapan besar nanti, HAF FC dijadwalkan akan menghadapi Persada Anduhum A yang sebelumnya telah mengunci kemenangan atas Polres HST B. Pertandingan penentu semifinal antara HAF FC melawan Persada Anduhum A tersebut akan digelar pada tanggal 8 Juli 2026 mendatang.[nata]
Tags
humaniora
