BARABAI - Polres HST Bocah FC Barabai sukses menyegel tiket babak perempat final Bupati HST Cup 2026 setelah menumbangkan Buluan FC B melalui drama adu penalti di Stadion Murakata Barabai, Hulu Sungai Tengah, Jumat (3/7/2026).
Pertandingan sengit pada hari ke-27 turnamen bergengsi tersebut sekaligus menandai hari kedua babak 16 besar yang menyedot perhatian publik. Ratusan suporter dari kedua kubu tampak memadati tribune stadion untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Gunawan.
Memasuki babak pertama yang berdurasi 30 menit, Polres HST Bocah FC langsung menggebrak lewat skema serangan balik cepat. Hasilnya, sebuah umpan terobosan akurat berhasil dimanfaatkan dengan apik oleh penyerang andalan mereka, Muhammad Dinan Fadli, yang mencetak gol pembuka pada menit ke-29.
Tensi tinggi permainan memaksa pengadil lapangan mengeluarkan dua kartu kuning pada paruh pertama ini. Gelandang Buluan FC B, Ahmad Rifani, menerima sanksi pada menit ke-5, sementara pemain bertahan Polres HST Bocah FC, Sahide, menyusul sepuluh menit kemudian akibat pelanggaran keras.
Memasuki paruh kedua, Buluan FC B meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Upaya keras tim asal Kecamatan Pandawan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-33 saat Muhammad Ridhani menyambar bola muntah di depan gawang lawan untuk mengubah skor menjadi imbang 1-1.
Menjelang akhir laga yang krusial ini, persaingan antarpemain di lini tengah menjadi kian sengit dan menjurus kasar. Pemain Polres HST Bocah FC, Ahmad Gustami Alfarisi, terpaksa diganjar kartu kuning oleh wasit pada menit ke-59 sebelum akhirnya waktu normal usai.
Lantaran skor kembar bertahan hingga peluit panjang berbunyi, penentuan pemenang harus dilanjutkan melalui babak tos-tosan. Dalam drama adu penalti yang menegangkan ini, Polres HST Bocah FC akhirnya unggul dengan skor 6-5 setelah dua eksekutor Buluan FC B gagal menunaikan tugasnya.
Seusai laga, pelatih Polres HST Bocah FC, Daeng, mengakui bahwa performa pasukannya masih memerlukan sejumlah evaluasi mendalam. "Kemungkinan dalam match setidaknya ada beberapa kelemahan yang harus dipukul," ujarnya saat ditemui di area konferensi pers.
Sang arsitek tim juga membeberkan rencana strategis manajemen untuk menambah amunisi baru guna memperkuat komposisi skuad saat ini. Langkah tersebut diambil sebagai persiapan matang dalam menyongsong babak berikutnya agar performa tim makin solid.
Daeng menegaskan bahwa fokus utama latihan menjelang laga perempat final adalah membenahi koordinasi permainan di sektor sentral. "Lebih mematangkan untuk lini tengah lah agar lebih menyatu mainnya karena kadang jarak antar pemain," tambahnya secara mendetail.
Sementara itu, pemain baru Polres HST Bocah FC, Alvin Setiawan Putra, mengungkapkan kendala adaptasi yang dialaminya selama jalannya pertandingan kompetitif tadi. "Mungkin faktor komunikasi antara pemain sih dan chemistry-nya belum dapat gitu," tutur sang gelandang pasrah.
Meskipun demikian, Alvin tetap optimistis menatap laga mendatang dan berkomitmen memberikan kontribusi maksimal bagi tim barunya tersebut. "Ya kami sama-sama, pelatih dan para pemain sudah bertekad untuk jauh lebih baik lagi daripada sebelumnya," pungkasnya penuh semangat.
Dengan hasil impresif ini, Polres HST Bocah FC resmi melaju ke babak 8 besar yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Juli 2026. Mereka kini menanti calon lawan tangguh, yakni pemenang laga antara Bhaskara X Arvhus kontra Persada Anduhum B yang baru akan bertanding dua hari sebelumnya.[nata]
Tags
humaniora
