BARABAI — Pembenahan infrastruktur perbankan terus digenjot guna mempercepat perputaran roda perekonomian di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Selasa (8/9/2026).
Langkah modernisasi fasilitas tersebut diharapkan mampu mendorong efisiensi layanan perbankan di pusat bisnis HST. Akses keuangan yang lebih representatif dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas arus kas daerah dan investasi lokal.
Bupati HST, Samsul Rizal, menilai peningkatan mutu sarana perbankan ini sangat krusial bagi kemudahan aktivitas bisnis warga. Menurutnya, kesiapan fasilitas layanan berbanding lurus dengan kelancaran mobilitas modal di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menyambut baik dan mengapresiasi renovasi ini. Tentunya kita berharap dengan fasilitas yang semakin baik, pelayanan Bank Kalsel kepada masyarakat juga semakin baik, cepat dan profesional,” ujarnya.
Samsul menegaskan bahwa peran institusi keuangan daerah tidak sekadar tempat penyimpanan dana, melainkan penggerak utama sektor usaha rakyat. Integrasi antara program pembangunan daerah dan sektor perbankan harus berjalan sejajar demi memperkuat daya beli masyarakat.
“Kami berharap kerja sama dan sinergi ini terus ditingkatkan. Bank Kalsel bukan hanya sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Penguatan jaringan bisnis ini juga menjadi fokus utama manajemen dalam merespons tingginya dinamika transaksi ekonomi di Barabai. Transformasi fisik kantor cabang diimbangi dengan percepatan standar operasional prosedur guna memangkas durasi pelayanan nasabah.
Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar, menyampaikan bahwa pembenahan infrastruktur ini difokuskan untuk mempermudah alur transaksi pelaku usaha dan tata kelola keuangan Pemkab HST.
“Dengan adanya fasilitas kantor yang lebih representatif dan nyaman, kami berharap dapat memberikan pelayanan yang semakin optimal, cepat, dan profesional kepada masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ujarnya.
Dari sisi keandalan sistem, penguatan daya dukung operasional juga disiapkan untuk menjaga kelancaran transaksi harian. Kehadiran layanan yang andal diharapkan mampu menekan biaya transaksi riil di tingkat konsumen maupun instansi.
Direktur Operasional Bank Kalsel, Iwan, menekankan pentingnya peran perbankan daerah sebagai penyokong stabilitas finansial wilayah.
“Bank Kalsel berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten HST dan masyarakat, dengan memberikan layanan perbankan yang berkualitas serta mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.[nata]
