Rendah Serapan Anggaran, Disbudpar Tempati Posisi Keenam

LANTARAN dinilai rendah dalam penyerapan anggaran, disbudpar pulang pisau berada di posisi keenam dari 30 OPD.| foto : manan

PULANG PISAU - Dari 30 OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) hanya menempati posisi terendah keenam dalam realisasi penyerapan anggaran.

Hal ini diakui langsung Kepala Disbudpar Pulang Pisau, Bakhzar Effendi kepada awak media, Rabu (20/10/2021). 

"Iya, kita akui Disbudpar salah satu dinas diposisi terendah keenam dari total OPD di Pemkab Pulpis yang serapan anggarannya rendah," ucap Bakhzar. 

Diungkapkannya, realisasi serapan anggaran keuangan belanja per 30 September 2021 Disbupar Pulang Pisau masih berapa diangka 31,70 persen.

Sedangkan, realisasi keuangan belanja pegawai dan belanja barang dan jasa berada diangka 54,26 dan 24,92 persen. 
 
"Meski masih jauh dari target. Tapi kita tetap optimis, mudah-mudahan disisa 2 bulan terakhir ini meningkat dan mencapai target," ujarnya. 

Terkait kendala, Bakhzar menjelaskan bahwa anggaran untuk Disbudpar sendiri berada di triwulan keempat. Artinya memasuki triwulan keempat Disbudpar sendiri baru menggarap  program kegiatan. 

"Ini juga sudah kita laporkan ke Ibu Bupati, Sekda, asisten dan Kepala Bappeda bahwa Disbudpar akan menyelesaikan program hingga dapat merealisasikan target serapan anggaran," kata Bakhzar. 

Ia menambahkan, hasil evaluasi di Rakorkal kemarin itu di akhir September, maka untuk kegiatan Oktober belum diinput. 

"Sekali lagi kita dan OPD lainnya optimis dapat menyelesaikan program kegiatan, dan mohon dukungan seluruh pihak," pungkasnya.

Sementara perlu diketahui, total persentase realisasi serapan anggaran baik keuangan dan fisik belanja perangkat daerah Kabupaten Pulang Pisau per 30 September 2021 sebagai berikut; untuk keuangan 53,66 persen, dan fisik 74,40 persen. 

Sejatinya target per 30 September 2021 realisasi Keuangan 80 persen dan Fisik 85 persen.[manan]

Posting Komentar

0 Komentar